Anggaran Pendidikan 20 Persen Baru Terwujud 2007
Selasa, 02 Mei 2006 12:14 WIB
Jakarta - Anggaran pendidikan 20 persen dipastikan belum bisa dinikmati tahun ini. Pemerintah baru bisa mewujudkan angka itu tahun 2007 nanti.Sebab saat ini pemerintah masih harus mengalokasikan anggarannya untuk kesejahteraan masyarakat, seperti subsidi BBM dan listrik."Untuk memenuhi 20 persen, kita dihadapkan pada beberapa masalah. Misalnya, ketika diputuskan tidak menaikkan harga BBM. Kalau mau subsidi pendidikan, maka harga BBM akan naik, begitu juga listrik," ujar Mendiknas Bambang Sudibyo usai peringatan Hardiknas di Depdiknas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (2/5/2006).Namun Bambang membantah prioritas anggaran untuk listrik dan BBM tersebut menandakan pemerintah tidak memprioritaskan pendidikan. "Bukan berarti pendidikan tidak prioritas, tapi amanat UUD juga untuk memperhatikan kesejahteraan umum," katanya.Dijelaskan Bambang, saat ini alokasi anggaran untuk pendidikan baru mencapai 9,2 persen atau Rp 36,7 triliun. Angka ini sangat berbeda jauh dengan anggaran pendidikan tahun 2004 yang hanya sebesar Rp 16 triliun."Anggaran ini belum termasuk yang ada di Depag sekitar Rp 8 triliun, jadi totalnya Rp 44,7 triliun," kata dia.
(umi/)











































