Pangkostrad Dilantik, Wartawan Tanpa Undangan Dilarang Masuk
Selasa, 02 Mei 2006 10:57 WIB
Jakarta - Upacara pelantikan sekaligus serah terima jabatan (sertijab) Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) berlangsung ketat. Sejumlah wartawan yang tidak memiliki undangan dilarang masuk untuk meliput.Ketatnya pengamanan karena panitia menghindari banyaknya wartawan yang tidak memiliki media yang jelas untuk meliput. Akibatnya sejumlah wartawan resmi yang biasa meliput di lingkungan TNI tapi tidak memiliki undangan terpaksa menunggu di luar markas. Selain itu isu nepotisme terkait pengangkatan Mayjen TNI Erwin Sudjono yang juga kakak ipar Presiden SBY membuat panitia terkesan berhati-hati.Upacara serah terima dimulai pukul 09.00 WIB, berlangsung di lapangan Markas Divisi Infanteri I Kostrad, Cilodong Jawa Barat, Selasa (2/5/2006). Bertindak sebagai inspektur upacara KSAD Jenderal Djoko Santoso.Mayjen TNI Erwin Sudjono menggantikan Letjen TNI Hadi Waluyo yang memasuki masa pensiun. Erwin ditunjuk menjadi Pangkostrad berdasar Surat Keputusan Panglima TNI nomor Skep/138/IV/2006 tertanggal 17 April 2006.Tampak hadir dalam pelantikan tersebut Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, mantan Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar, anggota Komisi I DPR antara lain Effendi MS Simbolon dan Ali Muchtar Ngabalin, serta sejumlah atase pertahanan negara sahabat.Dalam sambutannya KSAD meminta agar Kostrad fokus menjalankan tugas pokok TNI AD khususnya untuk pengamanan di perbatasan. Acara kemudian dilanjutkan dengan parade pasukan Kostrad.Selamat bertugas, Pak Erwin!
(bal/)











































