ADVERTISEMENT

Legislator Heran Kapolri Digugat Eks Kapolsek: Dasar Pemecatan Kuat!

Rolan - detikNews
Selasa, 21 Des 2021 14:11 WIB
Habiburokhman (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Habiburokhman (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Benny Alamsyah menggugat Kapolri dan Kapolda Metro Jaya setelah diberhentikan dengan tidak hormat karena kasus narkoba. Legislator Komisi III DPR, Habiburokhman, bingung dengan Benny.

"Saya juga bingung dasarnya apa beliau menggugat ke PTUN? Sebab PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) itu kan berdasarkan putusan PN Jaksel dalam perkara pidana narkoba," kata Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (21/12/2021).

Habiburokhman membela Kapolri terkait putusan PTDH kepada Benny Alamsyah. Habiburokhman yakin Kapolri tidak sewenang-wenang memutuskan hal tersebut.

"Pak Kapolri sudah sangat tepat menjatuhkan sanksi PTDH. Itu bukan putusan sewenang-wenang atau mau-maunya Kapolri," ujar juru bicara Partai Gerindra itu.

Lebih jauh Habiburokhman yakin gugatan Benny Alamsyah, eks Kapolsek Kebayoran Baru, tak bakal dikabulkan PTUN. "Saya nggak lihat ada peluang gugatan tersebut dikabulkan PTUN," ujarnya.

Dilihat dari situs SIPP PTUN Jakarta, Selasa (21/12/2021), gugatan Benny terdaftar dengan nomor perkara 286/G/2021/PTUN.JKT. Pihak penggugat adalah Benny Alamsyah. Adapun Benny sebelumnya diputus bersalah oleh majelis hakim PN Jaksel terkait kasus narkoba. Dia divonis 1 tahun 6 bulan penjara karena terbukti menyalahgunakan narkoba dan secara tanpa hak memiliki dan menyimpan psikotropika. Putusan itu diketok pada 30 April 2020.

Berikut gugatan Benny:

1. Mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya;

2. Menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor: 1029/VII/2021, tertanggal 28 Juli 2021 tentang Pemberhentian Tidak dengan Hormat Diri Penggugat dari Dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia atas nama Benny Alamsyah, SH, MH.

3. Memerintahkan tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor: 1029/VII/2021, tertanggal 28 Juli 2021 tentang Pemberhentian Tidak dengan Hormat Diri Penggugat dari Dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia atas nama Benny Alamsyah, SH, MH.

4. Memerintahkan Tergugat I untuk menerbitkan Keputusan Tata Usaha Negara yang Baru tentang Pengaktifan Kembali atas nama Penggugat.

5. Memerintahkan kepada Tergugat I dan Tergugat II untuk merehabilitasi nama baik atau memulihkan harkat dan martabat penggugat sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia;

6. Menetapkan putusan dapat dilaksanakan secara serta merta meskipun ada upaya hukum baik kasasi, peninjauan kembali maupun perlawanan atas putusan dalam perkara ini (Uit Voer Baar Bij Vooraad).

7. Menghukum tergugat untuk membayar segala biaya yang timbul dalam perkara ini.

Simak juga Video: Sembilan Pengedar Narkoba di Subang Ditangkap, Termasuk Oknum ASN

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT