Mahendradatta Mundur dari PBR
Selasa, 02 Mei 2006 10:45 WIB
Jakarta -
Setelah KH Zainuddin MZ mundur dari Partai Bintang Reformasi (PBR), tokoh PBR lainnya, Mahendradatta mengambil sikap yang sama. Terhitung 2 Mei 2006, Mahendra keluar dari PBR, dengan alasan dirinya sudah tidak cocok dengan partai yang didirikan Zainuddin MZ itu. Surat pernyataan pengunduran diri Mahendradatta dari PBR itu dikirimkan ke redaksi detikcom, Selasa (2/5/2006). Pernyataan pengunduran diri diteken Mahendra di Surakarta, 02 Mei 2006. Mahendra, koordinator Tim Pembela Muslim (TPM), mengaku masuk menjadi anggota PBR pada Mei 2003, karena ajakan teman-temannya yang sudah berada di PBR lebih dulu. Dalam perkembangannya, Mahendra kemudian dipercaya menjadi salah seorang ketua DPP PBR, yang dipercaya menangani bidang hukum. Pria bernama Muhammad Mahendradatta ini masuk ke PBR, karena merasa partai itu mampu turut memperjuangkan kepentingan perjuangan umat Islam. Bagi dia, perjuangan umat Islam harus dilakukan secara hitam-putih, sesuai syariat Islam. Namun, semakin lama, Mahendra merasa PBR tidak bisa diharapkan memenuhi keinginannya. Puncaknya, kata Mahendra, pada Muktamar Islah PBR di Bali tanggal 22-25 April 2006. "Saya merasa suasana di dalam tubuh PBR makin tidak cocok dengan gerak langkah saya. Saya melihat perubahan-perubahan sikap sangat mudah terjadi, terutama tercermin saat muktamar kemarin, di mana sebuah pilihan nurani dapat dengan mudah berbelok hanya karena faktor-fator yang tidak jelas," kata dia. Mahendra juga kurang sreg dengan gaya kepemimpinan hasil muktamar yang kini dikomandani Bursah Zarnubi itu. "Gaya kepemimpinan tersebut tanpa perlu saya sebut, namun dapat saya katakan tidak cocok dengan saya," kata dia. "Karena itu, saya menyatakan mengundurkan diri dari PBR," sambung dia.
(asy/)










































