Bertolak ke Kaltara, Jokowi Akan Groundbreaking Kawasan Industrial Park

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 21 Des 2021 08:31 WIB
Jokowi ke Kaltara untuk groundbreaking kawasan Industrial Park  Indonesia
Foto: Presiden Jokowi ke Kaltara untuk Groundbreaking Kawasan Industrial Park Indonesia (Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Kalimantan Utara (Kaltara) dalam rangka kunjungan kerja. Jokowi bakal melakukan groundbreaking Kawasan Industrial Park Indonesia (KIPI).

Berdasarkan keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (21/12/2021), Jokowi lepas landas melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 07.00 WIB.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Anang Busra, Kota Tarakan, Kaltara, Jokowi dan rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bulungan dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Di Kabupaten Bulungan, Jokowi diagendakan untuk melakukan groundbreaking Kawasan Industrial Park Indonesia (KIPI).

Setelahnya, Jokowi dan rombongan akan kembali ke Kota Tarakan untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah bagi masyarakat di Kaltara. Penyerahan sertifikat akan dipusatkan di Lapangan Tenis Tertutup Telaga Keramat, Kota Tarakan.

Usai penyerahan sertifikat, Jokowi bersama rombongan akan langsung kembali ke Jakarta melalui Pangkalan TNI AU Anang Busra, Kota Tarakan, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Turut mendampingi Jokowi dalam penerbangan menuju Kaltara adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Selain itu, turut mendampingi pula Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

(knv/aud)