Pendidikan Super Mahal Itu Harus!

Pendidikan Super Mahal Itu Harus!

- detikNews
Selasa, 02 Mei 2006 08:46 WIB
Jakarta - Masyarakat Indonesia berhak mendapatkan pendidikan super mahal. Pendidikan tidak boleh murah. Ini diperlukan untuk mencetak generasi yang unggul. Lho!Demikian disampaikan Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, ArifRahman dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (2/5/2006)."Dengan pendidikan yang mahal, maka kita bisa punya laboratorium yang oke, buku yang lengkap, gaji guru yang layak dan gedung sekolah yang memadai," ujar pria yang juga menjadi pengajar di Universitas Negeri Jakarta ini.Lalu kalau mahal, siapa yang harus bayar? Menurut Arif, biayanya jangan lantas dibebankan pada peserta didik. Di sini lah peran pemerintah sebagai regulator untuk mengurusnya."Kita semua yang harus membayar. Jangan sampai saudara kita yang di pelosok tidak bisa merasakan pendidikan yang bermutu, karena tidak memiliki sarana dan prasarana," kata Arif.Ditambahkan Arif, dia sama sekali tidak setuju bila pendidikan bermutu hanya bisa dikonsumsi orang berduit. Dengan demikian yang miskin tidak punya peluang. Sehingga yang tergambar pendidikan hanyalah melayani orang berada."Dengan adanya istilah komersialisasi pendidikan, maka pendidikan dijadikan objek ekonomi yang sama sekali tidak berwajah humanis," imbuh Arif.Sangat ironis memang ketika banyak orang yang putus sekolah karena tidak memiliki biaya, namun sekolah biaya tinggi muncul bak jamur di musim hujan. Untuk itu, Arif menghimbau agar sekolah-sekolah semacam itu memberikan kuota sedikitnya 30 persen bagi masyarakat yang tidak bisa membayar."Ini semacam kompensasi. Dengan begini, masyarakat yang mampu bisa ikut berpartisipasi mendukung pendidikan yang tidak mampu. Tapi pemerintah jangan lantas lepas tangan. Sebab memberikan pendidikan yang bermutu itu tanggung jawab pemerintah," demikian Arif. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads