Pemerintah Siapkan Vaksin Merah Putih-Nusantara untuk Opsi Booster

Tim detikcom - detikNews
Senin, 20 Des 2021 17:17 WIB
Phase 3 Novavax coronavirus vaccine trial vaccine volunteer Franklyn Howe is given an injection at St Georges University hospital at in London, Wednesday, Oct. 7, 2020. Novavax Inc. said Thursday Jan. 28, 2021 that its COVID-19 vaccine appears 89% effective based on early findings from a British study and that it also seems to work — though not as well — against new mutated strains of the virus circulating in that country and South Africa. (AP Photo/Alastair Grant)
Ilustrasi Terkait dengan Vaksinasi (AP/Alastair Grant)
Jakarta -

Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah vaksin sebagai vaksin dosis ketiga atau booster. Salah satu opsi vaksin booster adalah vaksin Merah Putih.

"Terkait dengan vaksin booster akan dilakukan revisi perpres dan permenkes," ucap Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam siaran langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (20/12/2021).

"Dan pemerintah akan mengupayakan ini secepatnya dan proses ini sedang dilakukan kajian dosis ketiga dari beberapa produsen, antara lain Pfizer, Sinovac, AstraZeneca yang sedang berproses di Badan POM," imbuhnya.

Airlangga menyebutkan adanya arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai vaksin booster. Arahan itu berkaitan dengan opsi vaksin booster.

"Arahan Bapak Presiden beberapa opsi untuk vaksin booster akan dipersiapkan untuk menggunakan vaksin Merah Putih, vaksin yang dikembangkan BUMN dengan Baylor (Medical College). Kemudian vaksin kerja sama dalam negeri termasuk yang masuk dalam program Merah Putih adalah Unair dan Biotis, kemudian Biofarma dan Baylor College, Kalbe Farma-Genexine, dan Anhui, plus vaksin Nusantara," kata Airlangga.

"Ini akan segera dimatangkan dan disiapkan regulasinya termasuk regulasi daripada harga masing-masing dari vaksin tersebut," imbuhnya.

(dhn/dhn)