ADVERTISEMENT

Banjir-Longsor di Mandailing Natal, Sejumlah Desa Terisolir

Datuk Haris Molana - detikNews
Minggu, 19 Des 2021 14:10 WIB
Banjir di Mandailing Natal (Antara)
Banjir di Mandailing Natal (Antara)

Sebelumnya, ada belasan kecamatan yang dilanda banjir akibat tingginya curah hujan di kawasan itu beberapa hari terakhir.

Dilansir dari Antara, Sabtu (18/12/2021), ke-13 kecamatan yang direndam banjir tersebut adalah Kecamatan Panyabungan, Panyabungan Barat, Panyabungan Timur, Panyabungan Selatan, Siabu, Hutabargot, Nagajuang, Batang Natal, Lingga Bayu, Ranto Baek, Sinunukan, Natal, dan Kecamatan Muara Batang Gadis.

Ada ribuan rumah penduduk yang terendam. Kepala BPBD Madina, Subuki, mengatakan banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang melanda beberapa daerah dalam dua hari terakhir.

"Tingginya curah hujan sejak Jumat (17/12) hingga hari ini mengakibatkan beberapa sungai meluap dan menggenangi perumahan penduduk," ujarnya.

Tingginya curah hujan juga mengakibatkan ruas jalan Jembatan Merah-Muarasoma tertutup material longsor.

Bupati Mandailing Natal Jakfar Sukhairi Nasution menetapkan status darurat bencana banjir dan longsor di Madina mulai 18 hingga 31 Desember 2021. Status yang berlangsung selama 14 hari ini ditetapkan dalam surat keputusan Bupati Madina Nomor 360/0947/K/2021.

Penetapan status darurat tersebut dilakukan berdasarkan hasil rapat Forkopimda. Status darurat ini diputuskan dengan mempertimbangkan curah hujan yang sangat tinggi mengakibatkan banjir, longsor, sehingga mengganggu kehidupan masyarakat.

Selain itu, banjir dan longsor menimbulkan kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum di Mandailing Natal. Bupati juga menerbitkan Surat Keputusan Nomor 360/0948/K/2021 tentang Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Mandailing Natal yang diketuai Sekretaris Daerah Gozali SH MM.


(dhm/dwia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT