Banjir-Longsor di Mandailing Natal, Sejumlah Desa Terisolir

ADVERTISEMENT

Banjir-Longsor di Mandailing Natal, Sejumlah Desa Terisolir

Datuk Haris Molana - detikNews
Minggu, 19 Des 2021 14:10 WIB
Banjir di Mandailing Natal (Antara)
Banjir di Mandailing Natal (Antara)
Mandailing Natal -

Sebanyak 16 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, diterjang banjir serta longsor. Empat desa di antaranya dilaporkan masih terisolasi.

Kadis Kominfo Madina Sahnan Pasaribu mengatakan banjir dan longsor terjadi akibat hujan deras mengguyur kawasan Madina dua hari sebelumnya. Akibatnya, ada 16 kecamatan yang mengalami banjir dan longsor.

"16 kecamatan kita terlanda, meliputi 74 desa, sebagian besarnya itu ada banjir, sebagiannya lagi ada longsoran sehingga memutus akses kawasan pantai barat. Kita nggak bisa lalui karena genangan air yang tinggi di perbatasan Sumatera Barat dengan kita di Kecamatan Ranto Baek, dari sana kita nggak bisa masuk," kata Sahnan dimintai konfirmasi, Minggu (19/12/2021).

Sahnan menuturkan dari arah ibu kota Madina menuju pantai barat juga terdapat puluhan titik longsor. Lalu, ke arah Natal juga petugas diketahui belum bisa masuk karena ada genangan di beberapa desa.

"Dari arah ibu kota menuju ke pantai barat juga ada puluhan titik longsoran. Tapi ini sudah dari kemarin kita bersihkan, pas kita bersihkan turun lagi, turun lagi dan ke arah Natal itu kita nggak bisa masuk, karena masih ada genangan di beberapa desa," ujar Sahnan.

"Kemudian dari arah Tapanuli Selatan juga kita nggak bisa masuk, dari Batangtoru," sebut Sahnan.

Sahnan mengatakan masih ada empat desa di Kecamatan Muara Batang Gadis yang terisolasi. Ada sedikitnya dua ribu lebih masyarakat yang berdiam di sana.

"Jadi masih ada desa yang masih belum bisa kita masukin terutama di Muara Batang Gadis. Terisolir, ada empat desa di sana. 2.400-anlah warganya di situ terisolir," ujar Sahnan.

Sahnan menuturkan ada 11 ribuan penduduk terdampak banjir di Madina. Ada yang telah dievakuasi ke posko pengungsian, ada juga yang telah mengungsi ke tempat-tempat sanak saudaranya yang tidak terkena banjir.

"11 ribuan. Itu mengungsi di tempat- tempat yang aman, tapi tidak banyak yang kita buat titik pengungsi karena bisa bergabung dengan tetangga yang tidak terdampak, dengan desa terdekat tempat-tempat saudaranya," ujar Sahnan.

Sahnan mengaku sebagian besar kondisi banjir di sana sudah mulai surut karena pagi ini juga sudah mulai cerah.

"Sebagian besar sudah surut, tapi di beberapa kawasan menuju Natal, ada empat desa itu belum bisa dilalui kendaraan. Masih di atas satu meter di jalan," ujar Sahnan.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT