Komnas Perempuan soal Driver GoCar Perkosa Perawat: Segera Sahkan RUU TPKS

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 19 Des 2021 06:03 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Komnas Perempuan merespons terkait kasus viral pemerkosaan perawat oleh sopir (driver) mitra GoCar, layanan taksi online Gojek. Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani mengatakan kasus ini menjadi tanda bahwa pentingnya pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

"Ini menambah deret kasus kekerasan seksual yang menjadi keprihatinan bersama yang menegaskan betapa pentingnya RUU TPKS untuk segera disahkan dengan muatan yang betul-betul akan memberikan manfaat dan terobosan menguatkan akses korban KS (kekerasan seksual) pada pemulihan dan keadilan," kata Andy, saat dihubungi, Sabtu (18/12/2021).

Andy meminta ada perhatian serius di kasus itu. Karena, kasus itu menambah panjang kasus kekerasan seksual di Indonesia.

"Isu perkosaan di saat menggunakan transportasi tentu harus jadi perhatian serius. Ini menambah deret kasus kekerasan seksual yg menjadi keprihatinan bersama," kata Andy.

Andy mengapresiasi pihak GoJek yang langsung mengambil tindakan kepada pelaku dan mendukung korban. Namun demikian, Andy mendesak agar adanya evaluasi secara menyeluruh terhadap internal GoJek.

"Apresiasi bagi respon gojek untuk mendukung korban, yang merupakan kebutuhan mendesak. Pihak Gojek juga perlu melakukan evaluasi menyeluruh untuk menguatkan mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kerja," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Lihat juga Video: PKB Ingin RUU TPKS Dibahas di Muktamar NU

[Gambas:Video 20detik]