Cegah Omicron Meluas, Pemerintah Minta Masyarakat Segera Divaksin

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Sabtu, 18 Des 2021 18:27 WIB
Sentra Vaksinasi COVID-19 di Ancol Taman Impian hadir kembali. Kali ini menyasar anak-anak usia 12 ke atas.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate meminta masyarakat yang belum divaksin COVID-19 untuk segera melakukan vaksinasi di fasilitas terdekat. Hal ini agar mencegah penyebaran varian Omicron.

Saat ini berbagai negara termasuk Indonesia dibayangi bahaya COVID-19 varian omicron. Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan varian baru ini berbahaya, namun menurut Jhonny sejauh ini varian omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama yang sudah divaksin.

"Kunci pencegahan penyebarannya adalah segera divaksin, menaati protokol kesehatan, tetap waspada, dan tidak panik. Untuk itu, semua warga yang belum divaksin agar segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin," ujar Johnny dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/12/2021).

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengumumkan penemuan satu kasus konfirmasi COVID-19 varian Omicron. Kasus pertama tersebut terdeteksi di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

"Munculnya kasus ini ini tidak terelakkan karena salah satu karakter varian Omicron adalah penularannya yang sangat cepat. Waspada penting, tapi jangan panik," kata Johnny.

Johnny menegaskan, hal yang harus dilakukan saat ini adalah berupaya sekuat tenaga agar varian omicron tidak meluas dan menghindari terjadinya penularan lokal. Seluruh elemen masyarakat diminta menjaga situasi Indonesia tetap baik dan mempertahankan tingkat penularan rendah.

Johnny pun meminta pemerintah daerah menggencarkan penelusuran dan pengetesan kontak erat guna mendeteksi kasus konfirmasi secara lebih dini. Upaya lainnya yang bisa dilakukan bersama untuk menekan penularan varian baru ini adalah tetap mematuhi protokol kesehatan dan menggencarkan capaian vaksinasi COVID-19.

"Pejabat negara dan seluruh warga diharapkan dapat membatasi mobilitas dengan tidak melakukan perjalanan utamanya ke luar negeri untuk sementara waktu sampai situasi pandemi mereda," ujarnya.

Simak Video 'Epidemiolog: 2 Dosis Vaksin Masih Aman Tangkal Omicron':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)