Lihat Jenazah, Keluarga Yakin Jabir Adalah Gempur

Lihat Jenazah, Keluarga Yakin Jabir Adalah Gempur

- detikNews
Senin, 01 Mei 2006 22:11 WIB
Semarang - Setelah melihat jenazah Jabir di RS Bhayangkara Semarang, keluarga Jabir akhirnya yakin salah satu korban penggerebekan di Desa Binangun, Kecamatan Kretek, Wonosobo adalah Gempur Budi Angkoro."Betul. Tadi bapak telah melihat ciri-ciri di beberapa bagian tubuh jenasah dan yakin Jabir adalah Gempur. Yang paling kelihatan adalah pada bagian gigi, telinga dan hidung," kata kuasa hukum keluarga Jabir, M Kurniawan usai keluar dari ruang otopsi RS Bhayangkara, Semarang, Senin (1/5/2006).Meski sudah yakin bahwa jenazah itu adalah Gempur, pihak keluarga masih akan menunggu hasil tes DNA. Setelah itu, jenazah putra ke-3 dari 4 bersaudara keluarga Rusman asal Mojorejo Kebon Agung, Madiun ini akan dibawa pulang dua minggu kemudian.Lebih lanjut aktifis Front Perlawanan Penculikan (FPP) sekaligus Islamic Study and Action Center Solo menyayangkan prosedur yang berbelit saat pihaknya hanya ingin melihat jenazah. Di Mapolda Jateng, ia harus menunggu selama kurang lebih 9 jam untuk mendapatkan surat izin melihat jenazah."Tadi siang, di Polda kami hanya menunggu surat izin melihat jenasah. Itu yang membuat kami tidak bisa langsung ke sini," imbuhnya.Rombongan keluarga yang mengendarai mobil Kijang warna biru bernopol AE-2929-DB itu mendapat pengawalan yang cukup ketat dari aparat. Mereka berada di ruang otopsi selama kurang lebih 1,5 jam. Tak seorang pun boleh masuk kecuali rombongan keluarga dan aparat kepolisian.Menurut rencana, Jabir alias Gempur Budi Angkoro akan dimakamkan di samping almarhum Fathurohman Al-Ghozy di Singkal, Kebon Agung, Madiun. Mereka adalah saudara sepupu. Al-Ghozy yang meninggal di Filipina pada Oktober 2003 itu disebut-sebut ahli merakit bom. (mar/)


Berita Terkait