Polisi Pastikan Kecelakaan Maut Mercy di Senayan karena Human Error

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 18 Des 2021 16:27 WIB
Kecelakaan Mercy di Senayan, korban meninggal dunia, Kamis (15/12/2021) malam.
Kecelakaan Mercy di Senayan, korban meninggal dunia (Foto: dok. TMC Polda Metro)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya rampung menyelidiki penyebab kecelakaan tunggal mobil Mercedes-Benz (Mercy) di kawasan Senayan, Jakarta. Hasilnya, polisi menyimpulkan kecelakaan terjadi karena kelalaian pengemudi.

"Itu murni human error. Kalau dilihat dari sistemmya, dari situasi, dan dari olah TKP-nya, itu tidak ada arah ke mesin atau apa," kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono saat dihubungi, Sabtu (18/12/2021).

Polisi memastikan tak ditemukan kerusakan mesin pada Mercy tersebut, sehingga polisi yakin penyebab kecelakaan Mercy adalah faktor human error.

"Mobil Mercy-nya juga kan kita ada beberapa kasus, misalnya kasus yang berulang dan memang mobil ini juga tidak ada recall (penarikan kembali dari pabrik karena bermasalah). Itu mobil juga masih baru, 2017, dan tidak ada dalam kurun waktu satu tahun terakhir itu kejadian (kecelakaan). Jadi kesimpulannya human error," jelas Argo.

Terkait pengemudi dalam pengaruh alkohol, polisi enggan berspekulasi. Argo menjelaskan pemeriksaan urine pengemudi tidak dilakukan mengingat korban tewas dan tidak menyebabkan korban dari pihak lainnya.

Kasus kecelakaan maut Mercy itu diketahui terjadi pada Kamis (16/12) sekitar pukul 23.45 WIB. Korban NZZ (21) yang mengemudikan mobilnya sendirian tewas dalam kecelakaan tersebut.

Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan awal terkait mobil Mercy yang mengalami kecelakaan di lokasi kejadian. Mobil yang dikemudikan berinisial NZZ itu bertambah kecepatannya saat korban melakukan putar balik.

"Jadi, kalau kita lihat dari CCTV, dari saksi memang dia memutar. Nah, pada saat memutar itu, melambungnya terlalu jauh. Pada saat lambungannya itu, mendadak ngegas," kata Argo saat dihubungi, Jumat (17/12).

Korban NZZ hendak memutar balik di depan Hotel Mulia. Namun kendaraannya 'tancap gas' hingga korban kehilangan kendali.

Mobil Mercy itu sempat menghantam trotoar hingga tiang proyek monorel di lokasi tersebut. "Mobil itu melompat kena trotoar, terus hantam pilar-pilar yang nggak jadi dibikin monorel. Kena pohon terus ngantem itu," imbuh Argo.

Sebelumnya, Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Eko Setyo BW mengungkapkan penyebab kecelakaan itu diduga korban kehilangan kendali atas kendaraannya.

"Iya itu karena out of control. Kecelakaan tunggal," kata Eko Setyo saat dihubungi kemarin pagi.

Korban sempat dibawa ke RS Mintoharjo. Namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

(ygs/aud)