Direktur Penyidikan KPK Dimutasi Jadi Kapolda NTT

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 18 Des 2021 15:07 WIB
Pegawai KPK yang lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) akan dilantik menjadi ASN hari ini. TNI-Polri hingga kendaraan taktis disiagakan di depan gedung KPK, Jakarta.
Ilustrasi gedung Merah Putih KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat telegram (ST) berisi sejumlah rotasi jabatan di lingkungan Polri. Salah satunya Direktur Penyidikan KPK Brigjen Setyo Budiyanto, yang akan menjabat Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Benar, mutasi personel merupakan hal yang dinamis di organisasi, dan sekaligus untuk bisa menjawab tantangan Polri yang semakin kompleks," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dihubungi, Sabtu (18/12/2021).

Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram (ST) Nomor ST/2568/XII/KEP./2021. ST itu ditandatangani oleh As SDM Kapolri Irjen Wahyu Widada atas nama Kapolri pada 17 Desember 2021.

Setyo Budiyanto menjabat Direktur Penyidikan KPK sejak 18 September 2020. Setyo Budiyanto diketahui sempat menjabat Koordinator Supervisi Penindak (Korsupdak) di Deputi Penindakan KPK.

Kapolda NTT sebelumnya dijabat oleh Irjen Lotharia Latif. Sementara itu, ada enam kapolda yang diganti, yakni Kapolda Bengkulu, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Riau.

Irjen Refdi Andri dimutasi dalam rangka pensiun dari jabatan Kapolda Maluku menjadi perwira tinggi staf ahli Kapolri. Sebagai gantinya, Irjen Lotharia Latif dimutasi dari jabatan Kapolda NTT menjadi Kapolda Maluku.

Selanjutnya, mutasi-mutasi lainnya:

Simak Video 'Arahan Kapolri Buntut #PercumaLaporPolisi':

[Gambas:Video 20detik]