Imbas Demo Buruh
3 Pesawat Garuda dan 2 Pesawat Mandala Batal Terbang
Senin, 01 Mei 2006 15:37 WIB
Jakarta - Akibat demo buruh di Jakarta, penerbangan lima pesawat terbang dari Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan. Sementara ada satu pesawat yang mengalami penundaan. Pembatalan dan penundaan penerbangan ini karena para calon penumpang terlambat tiba di bandara.Informasi ini disampaikan Kepala Humas Bandara Soekarno-Hatta M Wasfan saat dihubungi detikcom, Senin (1/5/2006). Menurut Wasfan, lima pesawat yang batal berangkat itu terdiri dari 3 pesawat Garuda Indonesia (GA) dan 2 pesawat Mandala Airlines (MAN). Sedangkan 1 pesawat yang ditunda keberangkatannya adalah pesawat Adam Air. Berikut data selengkapnya: 1. GA 224 Jakarta-Medan, yang seharusnya diberangkatkan pukul 12.00 WIB dibatalkan 2. GA 312 Jakarta-Surabaya, yang seharusnya diberangkatkan pukul 12.00 WIB dibatalkan3. GA 204 Jakarta-Yogya, yang seharusnya diberangkatkan pukul 10.00 WIB dibatalkan4. MAN 028 Jakarta-Jambi, yang seharusnya diberangkatkan pukul 10.35 WIB dibatalkan5. MAN 174 Jakarta-Batam, yang seharusnya diberangkatkan pukul 10.40 WIB dibatalkan 6. Adam Air Jakarta-Yogya, yang seharusnya diberangkatkan pukul 10.00 WIB, ditunda menjadi 10.38 WIB. Saat ditanya apa alasan pembatalan dan penundaaan penerbangan keenam pesawat itu, Wasfan mengaku tidak tahu secara pasti. Yang jelas, pembatalan itu bukan karena pesawat rusak atau hal teknis lain. "Mungkin ada kaitannya dengan aksi demo buruh tadi," ujar Wasfan. Menurut dia, pintu barat bandara (M1) memang diblokir oleh buruh. Namun, sejak pukul 13.30 WIB, para buruh sudah membubarkan diri. "Tapi, kalau pembatalan penerbangan ini gara-gara pintu barat diblokir, kok menurut saya tidak. Karena, penumpang yang melewati pintu barat sangat sedikit," kata dia. Kemungkinan, para calon penumpang datang terlambat ke bandara karena terhalang kemacetan lalu lintas di tol Gatot Soebroto, di depan DPR. Untuk diketahui, para buruh memblokir tol yang mengarah dari Cawang menuju Grogol dan bandara. "Calon penumpang memang lebih banyak yang melewati pintu utama," ujar dia.
(asy/)











































