Kader Tuding Sandi Rekayasa Dukungan Ijtima Ulama, Gerindra: Opini Pribadi

Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya - detikNews
Kamis, 16 Des 2021 19:39 WIB
Ketua DPD Gerindra Banten Desmond J Mahesa melantik Ketua DPC Gerindra Cilegon Awab (M Iqbal/detikcom)
Waketum Gerindra, Desmond J Mahesa (M Iqbal/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa mengatakan pernyataan kadernya, Kamrussamad, soal rekayasa deklarasi dukungan sejumlah ulama kepada Sandiaga Uno maju di Pilpres 2024 bukan pernyataan partai. Dia mengatakan pernyataan itu opini pribadi Kamrussamad.

"Statement yang dilakukan Samad ini kan statement pribadi, bukan pendapat partai dan bukan pendapat fraksi," ujar Desmond saat dihubungi, Kamis (16/12/2021).

"Tidak dalam konteks mewakili Gerindra dan fraksi, tapi dia mewakili diri sendiri dan dia kader Gerindra," lanjutnya.

Meski begitu, Wakil Ketua Komisi III itu menilai tak ada yang salah dari pernyataan Kamrussamad. Dia melihat pernyataan itu tak merugikan partai.

"Sebagai kader dia tak ada yang salah," ujar dia.

"Bagi kami biasa saja, ya tinggal ini merugikan partai atau tidak. Dalam hal ini belum terlihat kalau partai dirugikan dari statement ini," sambungnya.

Lebih lanjut, dia mempertanyakan partai yang mengusung sosok Sandiaga Uno sebagai calon presiden. Sebab, dia menegaskan bahwa saat ini partainya telah mengusung Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada pemilu 2024 nanti.

"Kalau memang Sandi diusulkan tapi pertanyaannya partai apa? Karena kami tidak melihat hari ini partai pendukung Sandi dalam arti yang konkret karena hari ini partai mendukung Pak Prabowo jadi presiden," ujarnya.

Kamrussamad sebelumnya menuding dukungan sejumlah ulama Jakarta dan Jawa Barat kepada Sandiaga merupakan upaya merekayasa Ijtima Ulama dan berpotensi memecah belah umat. Kamrussamad khawatir Sandiaga sengaja mengeksploitasi identitas ulama.

Ketua Pengurus Pusat Pemuda Dewan Dakwah Dede Rubai Misbahul Alam merasa Forum Ijtima Ulama yang mendukung Sandiaga justru mempersatukan umat. Dia menganggap pernyataan Kamrussamad sebagai suplemen sekaligus motivasi.

"Kami tidak menganggap itu menuduh, kami hanya menganggap bahwa itu adalah suplemen, motivasi bagi kami agar yang kami kerjakan dalam Ijtima kemarin itu menjadi sesuatu yang kami jaga dan kami rawat supaya menjadi kebaikan bagi umat dan bangsa," tutur Dede.

"(Forum Ijtima Ulama) jelas sangat mempersatukan umat, karena di situ banyak ulama hadir, banyak pemuda Islam hadir, lintas organisasi, masyaallah. Itu menjadi salah satu bukti tidak ada di antara kita upaya untuk memecah belah, nauzubillah," imbuhnya.

Simak Video: Ijtima Ulama Jawa Barat Dukung Sandiaga Jadi Capres 2024

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)