Musik Live Rock & Punk Warnai Panggung May Day Bandung

Musik Live Rock & Punk Warnai Panggung May Day Bandung

- detikNews
Senin, 01 Mei 2006 12:04 WIB
Bandung - Peringatan May day di Bandung meriah. Sekitar 3.000 buruh digoyang musik rock dan punk secara live. Buruh perempuan juga ikut menguasai panggung orasi.Pertunjukan live dari band musik Kota Kembang itu benar-benar membuat suasana semarak. Tercatat band musik Homicide dan Forgotten yang sudah manggung.Namun tentu saja buruh yang sejak pukul 10.00 WIB, Senin (1/5/2006), berada di depan Gedung Sate, Jl Diponegoro, Bandung, itu bukan hanya untuk menikmati acara musik.Tujuan utama buruh tentulah menyampaikan aspirasi menolak revisi UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Orasi pun digelar bergantian.Seorang buruh perempuan ikut berorasi di panggung. Dengan suara yang melengking, dia mengisahkan nasibnya menjadi buruh."Gaji tidak layak, tapi jam kerja berlebihan," protes buruh perempuan tersebut berapi-api dengan suara memekik. Temen-temannya dengan antusias bertepuk tangan.Sebuah panggung kecil berukuran 6x5 meter dipakai untuk berorasi maupun acara musik live, lengkap dengan sound system. Bendera-bendera elemen buruh menghiasi panggung, dan ada sebuah spanduk besar berisikan aspirasi buruh.Jumlah buruh terus bertambah karena terus berdatangan. Meski demikian aksi berjalan damai. Sekitar 200 polisi menjaga ketat di areal Gedung Pemprov Jawa Barat yang berhadapan dengan panggung. Namun polisi tampak masih santai dan ikut menonton. Sementara para pedagang makanan dan minuman juga tumpah ruah di Gedung Sate.Selain menolak revisi UU Ketenagakerjaan, buruh meminta Hari Buruh Internasional 1 Mei dijadikan hari libur nasional, tolak lembaga tripartit, dan jalankan UU Bagi Hasil.Buruh berasal dari berbagai elemen, antara lain Serikat Pekerja Barata Indonesia, Forum Serikat Buruh Indonesia, Komite Aksi Serikat Buruh Indonesia, dan Gabungan Serikat Pekerja Indonesia (Gaspermindo).Terkait:* Panggung Rakyat untuk May Day (sss/)


Berita Terkait