Rachel Vennya Akui Suap tapi Divonis Hukuman Percobaan, Ini Catatan Pakar

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 15 Des 2021 07:50 WIB
Terdakwa Rachel Vennya bersama kekasihnya Salim Nauderer saat menjalani sidang perdana terkait pelanggaran karantina di Pengadilan Negeri Tangerang, Tangerang, Jumat, (10/12).
Rachel Vennya (Foto: Palevi/detikcom)
Jakarta -

Selebgram Rachel Vennya mengaku memberi suap kepada seseorang bernama Ovelina Pratiwi agar lolos dari karantina usai pulang dari Amerika Serikat. Namun, Rachel Vennya tidak ditahan dan hanya dijatuhi hukuman percobaan selama 8 bulan. Kok bisa?

Pakar hukum pidana Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Suparji Ahmad memiliki sejumlah cacatan terkait kasus suap Rachel Vennya. Ia menyebut hukuman yang menimpa Rachel cukup mengagetkan.

"Hukuman ini saya kira cukup mengagetkan mengingat ekspektasi publik yang luar biasa terhadap upaya penjeraan terhadap pelaku yang kabur dari karantina,' ujar Suparji kepada wartawan, Selasa (14/12/2021) malam.

"Kedua dilihat dari perbuatannya yang sangat memiliki niatan tidak baik, melarikan diri dari karantina dan melibatkan banyak pihak itu ada niat itikad buruk, ini menunjukkan niatan yang tidak baik," lanjutnya.

Selain itu, Suparji mengatakan, hukuman bagi pelanggaran-pelanggaran profesi selama ini di Indonesia berlaku tegas dan cukup memberatkan pelaku.

"Keempat, mungkin bisa menjadi preseden buruk di masa yang akan datang karena vonis yang seperti tadi itu," pungkasnya.

Pendapat lain disampaikan ahli pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar. Menurut Abdul, suap yang diberikan Rachel Vennya tidak menimbulkan kerugian.

"Memang tidak terlihat kerugian materil atau kerugian lainnya, karena itu mungkin hakim hanya menjatuhkan hukuman percobaan," kata Abdul.

"Pelanggaran terhadap karantina mungkin dipertimbangkan hakim hanya sebagai pelanggaran administratif saja, dan akibatnya juga harusnya akan menimpa pelaku," imbuh Abdul.

Abdul menilai dengan segala pertimbangan itu, Rachel Vennya hanya menerima hukuman vonis 4 bulan tanpa ditahan dengan percobaan hukuman selama 8 bulan.

Artinya, jika Rachel Vennya dalam kurun waktu 8 bulan melakukan pelanggaran serupa, maka Rachel akan masuk penjara selama 4 bulan tanpa proses pengadilan.

"Mungkin juga prestasi yang diberikan dari uang suap itu kurang kelihatan nilai ekonomisnya karena itu hakim merasa adil (dengan hukuman percobaan)," sebut Abdul.

"Karena itu juga dianggap bukan kejahatan," jelasnya.

Terungkap Suap Rp 40 Juta

Rachel Vennya menjalani sidang kasus kabur dari karantina bersama kekasihnya, Salim Nauderer, dan manajernya, Maulida Khairunnia. Sidang digelar di PN Tangerang, Jalan Taman Makam Pahlawan, Tangerang, Banten, pada Jumat (10/12/2021).

Usai pembacaan dakwaan oleh jaksa, sidang berlanjut ke pemeriksaan saksi-saksi. Ada lima orang saksi yang diperiksa dalam persidangan ini.

Dalam pemeriksaan saksi ini lah terungkap ada duit Rp 40 juta yang dikeluarkan Rachel Vennya untuk memuluskan rencananya kabur dari karantina. Rachel Vennya lebih dulu mengakui telah memberikan uang Rp 40 juta ke Ovelina.

Awalnya, hakim bertanya siapa saja yang membantu Rachel agar tidak menjalani karantina. Rachel mengaku dirinya hanya meminta bantuan kepada Ovelina Pratiwi.

Hakim kemudian bertanya berapa uang yang dibayarkan Rachel Vennya kepada Ovelina untuk membantunya lolos dari karantina sepulang dari AS. Rachel Vennya mengaku membayar Rp 40 juta kepada Ovelina. Namun, uang itu kini sudah dikembalikan.

"Waktu itu Saudara membayar berapa?" tanya hakim.

"Rp 40 juta," ungkap Rachel.

"Uangnya sudah dikembalikan sekarang?" tanya hakim lagi.

Selengkapnya di halaman berikutnya

Simak Video 'Alasan Polisi Tak Jerat Rachel Vennya Pasal Suap Meski Akui Beri Sogokan':

[Gambas:Video 20detik]