Ormas Amankan Demo May Day Akan Picu Konflik
Senin, 01 Mei 2006 08:12 WIB
Jakarta - 50 Ribu anggota gabungan organisasi massa diduga akan memicu konflik pada demo buruh. Konflik ini diprediksi akan mengarah pada anarkisme massa.Hal ini diungkapkan anggota DPR dari Fraksi PDIP Permadi dalam perbincangan dengan detikcom, Senin pagi (1/5/2006). Namun Permadi tetap optimis, aksi buruh tidak akan mengarah pada anarkisme massa. Dia menyesalkan adanya beberapa massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan yang akan turut mengamankan Jakarta dari ancaman anarkisme. Menurutnya hal tersebut berpotensi menimbulkan konflik antara buruh dengan massa ormas tersebut. "Ini sama saja mengadu masyarakat. Kalau sampai terjadi benturan siapa yang akan bertanggung jawab," sesal dia.Anarkisme sangat dimungkinkan terjadi karena aparat keamanan. Dia menilai selama ini pemerintah dan aparat kepolisian terlalu gegabah dengan mengidentikkan aksi buruh dengan anarkisme."Kita justru sering lihat aparat yang sering memicu. Kadang mereka yang sering memulai, karena mereka senang ada uang operasi dan uang penangkapan," tandasnya.50 Ribu anggota organisasi massa yang telah siap mengamankan demo antara lain berasal dari, Forum Betawa Rempug (FBR), Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Pemuda Panca Marga (PPM), Pemuda Pancasila, Front Pembela Islam (FPI), Macan Kemayoran, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).
(wiq/)











































