Ketum Gaspermindo Bantah Akan Buat Rusuh Demo 1 Mei
Senin, 01 Mei 2006 00:08 WIB
Jakarta -
Pangdam Jaya Mayjen TNI Agustadi Sasongko menuding ada sekelompok orang merencanakan kerusuhan pada aksi buruh 1 Mei. Tudingan tak langsung mengarah ke Ketua Umum Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo) Jumhur Hidayat. Jumhur membantah adanya rencana itu."Dia memang nggak menyebut nama. Cuma memang yang mau ke Bandung itu saya, dan teman-teman bilang itu saya yang dituduh," ujar Jumhur dalam perbincangan dengan detikcom di Jakarta, Minggu (30/4/2006), pukul 22.00 WIB.Sebelumnya, pada Sabtu 29 April, Pangdam mengatakan sekelompok orang yang akan membuat rusuh tersebut akan berada di Bandung pada saat aksi unjuk rasa buruh berlangsung di Jakarta. Pangdam mengaku mengetahui rencana tersebut dari rapat yang digelar panitia aksi."Memang tadinya saya mau ke Bandung, tapi batal. Acara besar-besaran kita lakukan di Jakarta," kilah Jumhur.Jumhur malah menuding balik Pangdam. Pangdam dinilai hanya berspekulasi mengenai adanya rencana kerusuhan tersebut."Gak ada rencana ataupun ada orang-orang yang mau bikin rusuh. Kalaupun ada yang mau nakal kita sudah minta jangan. Buruh akan menggelar aksi dengan damai," jelasnya.Jika Pangdam memang benar memiliki informasi adanya pihak-pihak yang akan membuat keruh rencana aksi damai tersebut, Jumhur berharap informasi tersebut disampaikan kepada panitia penyelenggara aksi."Kalau ada provokator silahkan koordinasi dengan kita. Kita juga ada pengamanan internal yang luar biasa ketatnya," imbuh Jumhur.Dalam aksi unjuk rasa yang akan di gelar Senin 1 Mei, puluhan ribu massa akan membanjiri Jakarta. Titik-titik aksi diperkirakan berada di Bundaran HI, Istana Negara, dan Gedung DPR RI.Selain untuk memperingati Hari Buruh Internasional, aksi tersebut juga berkaitan dengan penolakan terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan (UUK) Nomor 13 Tahun 2003.
(wiq/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































