Kasus Suap Rachel Vennya, Polisi Kaji Pihak Lain di Belakang Ovelina

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 13 Des 2021 17:33 WIB
Terdakwa Rachel Vennya bersama kekasihnya Salim Nauderer saat menjalani sidang perdana terkait pelanggaran karantina di Pengadilan Negeri Tangerang, Tangerang, Jumat, (10/12).
Rachel Vennya di sidang kasus karantina. (Palevi/detikcom)
Jakarta -

Sidang kasus kabur karantina Rachel Vennya dkk mengungkap fakta adanya penyuapan kepada staf DPR, Ovelina Pratiwi. Polisi saat ini sedang mengkaji keterlibatan orang-orang di belakang Ovelina.

"Orang di balik O keterlibatannya masih dikaji, karena tidak terlibat langsung dengan urusan ini," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/12/2021).

Sementara itu, Tubagus tidak menjawab secara tegas soal keterangan Ovelina yang mengaku diminta Satgas untuk meminta uang Rp 10 juta kepada Rachel Vennya. Tubagus mengatakan sejauh ini pihaknya baru menemukan bukti adanya pelanggaran di UU Kekarantinaan Kesehatan dan Wabah Penyakit.

"Silakanlah nanti, yang jelas kita itu penyidik dalam hal ini menyidiknya tentang dugaan pelanggaran UU Kekarantinaan dan Wabah Penyakit. Wujud nyata pelanggaran itu dia tidak laksanakan karantina. Nah yang bantu itu si O atas bantuan itu si O jadi tersangka. Karena ancaman di bawah satu tahun maka tidak ditahan," terang Tubagus Ade.

Selain itu, Tubagus Ade menjelaskan alasan pihaknya tidak menerapkan UU Tipikor pada tindakan penyuapan yang dilakukan Rachel Vennya. Menurut Tubagus Ade, status Ovelina yang bukan merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dan penyelenggara negara membuat pihaknya tidak menerapkan UU Tipikor.

Polisi Sebut Ovelina Main Sendiri

Hasil penyelidikan sejauh ini pun penyidik menyebut tersangka Ovelina mengatur seorang diri agar Rachel Vennya tidak perlu menjalani karantina sesuai pulang dari luar negeri.

"Karena urusan ini si O yang menjalankan semuanya. Yang datang ini bukan tokoh pemerintahan tapi dia itu seorang diri selebgram. Hal itu pun tidak terkait dengan tugas si O. Jadi dia main sendiri. Dia menerima uang itu dan membantu melaksanakan," terang Tubagus Ade.


Rachel Vennya Akui Sogok Rp 40 Juta ke Ovelina


Dalam persidangan pada Jumat (10/12), Rachel Vennya mengaku membayar Ovelina Pratiwi Rp 40 juta demi tak dikarantina. Uang itu diberikan setelah Rachel tiba di Indonesia sepulang dari Amerika Serikat (AS).

Awalnya, hakim bertanya siapa saja yang membantu Rachel agar tidak menjalani karantina. Rachel mengaku hanya meminta bantuan kepada Ovelina.

"Kemudian kan Saudara pada saat itu memang ada yang membantu Saudara untuk tidak menjalani karantina. Tahu tidak waktu itu siapa?" kata hakim.

"Saya cuma tahu lewat Ovelina saja," ungkap Rachel.

"Nanti ada yang bantu begitu?" tanya hakim.

"Iya," singkat Rachel.

"Nanti sampai di Wisma Atlet, kamu ikutin saja nanti orang akan membawa kamu ke Wisma Atlet, begitu?" tanya hakim lagi.

"Iya," jawab Rachel.

Hakim lalu bertanya berapa nominal yang dibayarkan Rachel kepada Ovelina untuk prosedur lolos dari karantina. Rachel membayar Rp 40 juta kepada Ovelina.

"Waktu itu Saudara membayar berapa?" tanya hakim.

"Rp 40 juta," ungkap Rachel. Namun, kata Rachel, uang itu sudah dikembalikan saat ini.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya