SBY: Jadikan 1 Mei Sebagai Hari yang Baik
Minggu, 30 Apr 2006 17:22 WIB
Kuwait City - Presiden SBY memberi dukungan atas kesadaran atau perjuangan untuk memperbaiki nasib buruh yang dikaitkan dengan peringatan Hari Buruh internasional. "Jadikan 1 Mei sebagai hari yang baik, bukan hari yang buruk," pesan SBY.Pesan tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di LT 3 Al Jahra di Istana Bayan, Kuwait City, Minggu (30/4/2006) pukul 11.35 Waktu Kuwait atau pukul 15.35 WIB.Pernyataan SBY itu menjawab pertanyaan wartawan tentang rencana aksi demo besar-besaran yang akan digelar Senin 1 Mei 2006 di berbagai kota di Indonesia."Saya mendengar akan ada peringatan Hari Buruh Internasional. Ada yang akan melakukan aksi demo atau turun ke jalan. Dalam konteks negara demokrasi, hal itu wajar saja," kata SBY sebagaimana dilaporkan wartawan detikcom Budiono Darsono yang mengikuti jumpa pers itu.Perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh, menurut SBY, sudah menjadi komitmen negara, pemerintah, dunia usaha dan siapa saja yang meletakkan buruh di posisi penting dalam kehidupan ini.SBY berpesan agar semua rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional dilaksanakan secara tertib dan damai. "Jangan sampai mencemari sebuah perjuangan yang bagus," tandas SBY. SBY juga memerintahkan jajaran Polri untuk memfasilitasi serta mengamankan kegiatan yang terkait dengan peringatan Hari Buruh itu. "Saya juga meminta agar kegiatan yang tidak perlu, yang bisa mengganggu, bisa dicegah," kata SBY.
(nrl/)











































