Dimulai Besok, Vaksinasi Corona Anak 6-11 Tahun di Jakarta Akan Digelar di SD

ADVERTISEMENT

Dimulai Besok, Vaksinasi Corona Anak 6-11 Tahun di Jakarta Akan Digelar di SD

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 13 Des 2021 15:27 WIB
Ilustrasi Vaksin COVID-19
Ilustrasi Vaksin COVID-19 (Foto: dok Kaspersky)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Vaksinasi anak akan dimulai besok.

"Insyaallah besok. Besok launching vaksin anak," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia kepada wartawan, Senin (13/12/2021).

Dwi mengatakan vaksinasi anak akan dilaksanakan di sekolah dasar (SD). Selain itu, kata Dwi, vaksinasi anak dilakukan di fasilitas kesehatan, seperti puskesmas dan pos vaksinasi.

"Untuk awal akan dilaksanakan di sekolah dasar sederajat sesuai jadwal yang ditetapkan bersama pihak sekolah dan puskesmas. Selain di sekolah, juga bisa dilaksanakan di faskes atau pos vaksin," ujarnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengizinkan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Hal ini tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021 aturan periode Natal dan tahun baru.

Dalam salah satu poin aturan yang dirilis, Mendagri menginstruksikan vaksinasi anak di seluruh wilayah Indonesia bisa dimulai sejak 24 Desember. Adapun wilayah yang sudah bisa melakukan vaksinasi anak harus melengkapi sejumlah syarat terlebih dulu.

"Memulai vaksinasi anak usia 6 (enam) tahun sampai dengan 11 (sebelas) tahun dengan ketentuan, telah mencapai target minimal 70 persen (tujuh puluh persen) dosis pertama total sasaran dan target minimal 60 persen (enam puluh persen) dosis pertama lansia sesuai dengan aturan yang berlaku," tulis aturan Inmendagri yang diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 9 Desember 2021.

Sebelum menjalankan vaksinasi anak, dalam poin lainnya pemerintah ingin menggencarkan vaksinasi lansia di wilayah masing-masing.

"Melakukan percepatan pencapaian target vaksinasi di wilayah masing-masing, untuk dosis pertama mencapai target 70% (tujuh puluh persen) dan dosis kedua mencapai target 48,57% (empat puluh delapan koma lima puluh tujuh persen) dari total sasaran, terutama vaksinasi bagi lansia sampai akhir bulan Desember 2021," sambung dia.

Masuk periode Nataru, pemerintah juga memperketat arus mudik khusus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri, termasuk pekerja migran Indonesia (PMI). Penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan digencarkan di fasilitas umum, pusat perbelanjaan, restoran, hingga tempat wisata dan ibadah.

(dek/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT