BNPB Imbau Masyarakat Antisipasi Potensi Banjir Jelang Nataru

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 13 Des 2021 14:35 WIB
Ilustrasi Jalan tertutup akibat banjir, pengalihan arus akibat banjir, awas banjir
Ilustrasi jalan tertutup akibat banjir. (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Kepala Badan Nasional Penanggulangan dan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengimbau masyarakat agar mengantisipasi potensi bencana banjir pada periode akhir 2021 hingga awal 2022 mendatang. Sebab, kata dia, pada periode tersebut memasuki puncak musim hujan.

"Menjelang Natal dan tahun baru, masyarakat harus siap dan mengantisipasi periode puncak musim hujan yang terjadi pada bulan Desember, Januari, dan Februari, yang tentunya dapat berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi, khususnya banjir," ujar Suharyanto dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/12/2021).

Suharyanto menuturkan, berdasarkan perkiraan BMKG, terdapat beberapa titik wilayah yang perlu diwaspadai lantaran berpotensi tinggi rawan bencana banjir pada Desember. Titik-titik tersebut, antara lain Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat; Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan; Kabupaten Konawe, Sulawesi Utara; serta Kabupaten Mimika dan Kabupaten Wamena di Papua.

Dengan demikian, dia merekomendasikan agar siaga bencana hidrometeorologi dilakukan di setiap tataran pemerintahan.

"Selain itu, kami juga merekomendasikan agar kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi dilakukan secara berjenjang di setiap level. Mulai dari level provinsi maupun level kelurahan," kata Suharyanto.

Dia memastikan bahwa BNPB telah membagi tugas di masing-masing jajaran, baik level provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, sampai kelurahan. Menurutnya, setiap jajaran di bawahnya telah memahami tugas.

"Dan ini sudah kami sampaikan ke jajaran bawah agar para gubernur, para bupati, para wali kota, para camat, para lurah, sudah paham tugasnya masing-masing," lanjut dia.

(knv/knv)