Warga Keturunan Tionghoa di Tuban Cemas
Minggu, 30 Apr 2006 15:09 WIB
Tuban - Amuk massa yang terjadi di Tuban pada Sabtu 29 April memicu rasa ngeri masyarakat setempat, khususnya warga keturunan Tionghoa. Mereka khawatir aksi yang berbuntut anarkis akan menimpanya.Kekhawatiran itu bukanlah isapan jembol. Sebab pasca-perusakan dan pembakaran aset milik calon bupati incumbent dari Golkar, Heany Relawati Rini Widya Astuti, entah sumbernya dari mana, beredar selentingan akan ada serangan balasan yang ditujukan kepada warga keturunan Tionghoa, Minggu (30/4/2006).Rasa cemas sangat dirasakan khususnya oleh warga keturunan Tionghoa yang tinggal di kota yang berjuluk Bumi Ronggolawe tersebut. Seorang pembantu rumah tangga warga mengungkapkan teror yang diterimanya. Seorang wartawan lokal juga menerima SMS yang bernada ancaman berbau SARA.Bahkan sejumlah keluarga keturunan Tionghoa langsung mengungsi ke kerabatnya di luar kota tak lama setelah aksi anarkis meletus. Seorang pembantu rumah tangga mengaku rumah majikannya diancam akan dibakar dan jika ingin selamat diminta segera mengungsi. "Memang ada yang datang ke sini. Orang itu bilang kalau pemilik sini harus mengungsi," kata seorang pembantu rumah milik dokter ini.Untuk mengantisipasi aksi balasan, pihak kepolisian hingga hari ini terus siaga penuh. "Pasukan masih belum kami tarik untuk menjaga kemungkinan yang tidak dikehendaki," terang Wakapolres Tuban Kompol Marsudiyanto kepada wartawan di Mapolres Tuban.Namun sebagian besar warta Tuban menyakini jika isu hanya sekadar untuk meneror warga. "Tidak mungkinlah. Warga di sini bisa hidup rukun selama ini. Kalaupun ada persoalan itu tidak sampai membawa-bawa etnis. Kita tahu kok ini persoalan politik bukanlah bukan agama," tegas Hendardi, seorang pemuda yang ditemui di sekitar alun-alun Tuban.Perlu diketahui, massa yang mengaku pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Noor Nahar Hussein - Go Tjong Ping (NonStop) tidak puas dengan hasil perolehan suara yang dimenangkan pasangan yang dijagokan Golkar Heany Relawati - Lilik Soehardjono (HeLi). Mereka mengamuk dan membakar serta merusak KPUD serta aset pribadi milik Heany yang saat ini masih menjabat sebagai bupati Tuban.Isu SARA muncul sebab Go Tjong Ping yang dijagokan PDIP mendampibgi Noor Nahar Hussein dari PKB ini adalah warga keturunan Tionghoa. Wajarlah hal ini membuat warga keturunan Tionghoa yang lain cemas jika nantinya ada aksi yang merembet ke persoalan SARA.
(nrl/)











































