SBY Prihatin Jika Ada Tenaga Kerja Indonesia yang Tak Senonoh
Minggu, 30 Apr 2006 14:15 WIB
Kuwait City -
Presiden SBY prihatin jika ada tenaga kerja wanita Indonesia yang bertindak tidak senonoh. "Sangat tidak mungkin presiden menyuruh warganya melakukan perbuatan yang tidak senonoh," tandas SBY.Keprihatinan SBY tersebut dilontarkan dalam jamuan makan pagi dengan perwakilan warga Indonesia di Kuwait, Minggu (30/4/2006) pukul 08.00 waktu Kuwait atau pukul 12.00 WIB. Acara makan pagi yang diikuti wartawan detikcom Budiono Darsono itu berlangsung di Istana Bayan, Kuwait City.Keprihatinan SBY tersebut menyusul apa yang dilontarkan oleh Mustikawati. Dalam kesempatan dialog dengan SBY, wanita yang bekerja sebagai perawat di Kuwait tersebut membeberkan adanya para tenaga kerja wanita Indonesia yang menjual diri. "Saya ini orang lapangan, Pak. Jadi saya mengetahui persis apa yang terjadi. Saya sudah 11 tahun bekerja di Kuwait. Dan kejadian yang memalukan itu baru terjadi 4 tahun belakangan ini," kata Mustikawati. Pembeberan Mustikawati itu menjadikan suasana dialog sedikit tegang. Gemetar suara Mustikawati membuat semua yang hadir terdiam. "Alangkah malunya saya, Pak. Mohon ini bisa mendapat perhatian," kata Mustikawati.Suasana kemudian mencair kembali setelah SBY menjawab apa yang dilontarkan Mustikawati. "Jagalah martabat bangsa," pesan SBY. "Carilah pekerjaan yang halal," tambah SBY.Selebihnya, masih berkaitan dengan soal tenaga kerja Indonesia di luar negeri, SBY mengungkapan, saat ini pemerintah sedang melakukan reformasi secara total terhadap sistem ketenagakerjaan Indonesia di luar negeri. Mulai dari prosedur hingga pelayanan dibenahi."Pelayanan yang tidak baik dari Angkasa Pura atau dari Depnaker, akan kami benahi secara sungguh-sungguh," kata SBY. SBY juga meminta, jika di Cengkareng ada pihak tertentu yang mempersulit, silakan dilaporkan secara langsung. "Kalau laporannya jelas dan benar, saya akan merespons dengan cepat," kata SBY.SBY pun memberi contoh, saat melakukan kunjungan ke Kuala Lumpur beberapa waktu yang lalu, dirinya mendapat informasi adanya penyelundupan 2 perempuan Indonesia ke Malaysia. Atas dasar laporan itu, SBY kemudian memerintahkan Kapolri untuk segera bertindak. "Esok harinya penyelundupan itu terungkap dan pelakunya bisa ditangkap," tutur SBY."Sekali lagi, laporkan jika ada pihak yang memberikan perlakuan buruk. Laporkan secara benar," kata SBY.
(bdi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































