KPUD Tuban Ngungsi ke Mapolres
Minggu, 30 Apr 2006 12:55 WIB
Tuban - Kantor KUPD Tuban luluh lantak dibakar massa pendukung pasangan cabup-cawabup Noor Nahar-Gi Tjong Ping (NonStop). Akhirnya, operasional KUPD pun diungsikan ke Mapolres setempat, Minggu (30/4/2006). Keputusan pindahnya kantor penyelenggara pilkada ini diambil setelah pertemuan Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, Pangdam Brawijaya, Pemkab Tuban dan KPUD, Sabtu (29/4/2006) kemarin. Kondisi gedung KPUD yang di Jl Pramuka sudah tidak mungkin lagi untuk digunakan meneruskan tahapan proses pemilihan kepala daerah setempat yang sekarang dalam tahap rekapitulasi perolehan suara. Sehingga agar tidak menganggu proses pilkada, operasional KPUD sementara diungsikan ke Mapolres hingga penetapan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih.Perpindahan ini juga tak terlepas dari pertimbangan keamanan. "Kami akan meneruskan tugas-tugas penyelesaian pilkada di salah satu ruangan Mapolres sebagai sekretariat sementara KPUD," terang Sumito Karmani, Ketua KPUD Tuban, kepada wartawan.Amuk massa NonStop erjadi karena merasa tidak puas dengan hasil penghitungan suara yang sementara ini dimenangkan pasangan bupati incumbent Haeny Relawati. Massa pendukung NonStop menuding KPUD berbuat curang dan sekongkol untuk memenangkan jago yang dielus Golkar itu.
(nrl/)











































