Teroris Tertangkap, Polri Jangan Puas Dulu
Minggu, 30 Apr 2006 07:51 WIB
Jakarta - 2 Teroris berhasil ditangkap di Wonosobo, Jawa Tengah. 2 Teroris lainnya berhasil ditembak mati. Hal ini dinilai sebagai langkah maju Polri dalam pengejaran teroris. Namun Polri diminta jangan merasa puas terlebih dulu."Polisi jangan merasa puas, tetapi harus lebih banyak membangun jaringan dan membuka akses informasi dengan masyarakat," kata anggota Komisi I DPR, Marzuki Darusman dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (29/4/2006).Menurutnya, dalam pengejaran teroris khususnya Noordin M Top, keterlibatan aparat saja tidaklah cukup. Keterlibatan semua unsur masyarakat adalah syarat utama. "Karena memerangi terorisme tidak cukup mengandalkan aparat, tapi juga harus melibatkan masyarakat," ujar mantan jaksa agung ini.Marzuki memuji Polri atas apa yang telah dilakukan di Wonosobo. Namun dia juga mengingatkan agar polisi terus bekerja keras memburu anggota teroris lainnya."Ini menunjukkan ada kemajuan, karena pengejaran berlangsung intensif. Saya harap tidak hanya berhenti setelah terbunuhnya Dr Azahari," tuturnya.Kembali Marzuki menyampaikan harapannya agar Polri dapat memperoleh informasi yang cukup dari 2 teroris yang ditangkap agar dapat menangkap Noordin M Top. "Saya berharap 2 orang yang tertangkap dan belum meninggal bisa membuka informasi keberadaan Noordin," tandasnya.Pada Sabtu pagi, Tim Gegana dan Pasukan Densus 88 Mabes Polri melakukan penggerebekan di dua tempat yang dijadikan sebagai tempat tinggal kaki tangan Noordin M Top yaitu di Wonosobo dan Temanggung.Dalam peristiwa itu, dua orang tangan kanan Noordin, Abdul Hadi dan Jabir, tewas tertembak. Adapun Mustagfirin, kurir Noordin, berhasil diringkus hidup-hidup.
(atq/)











































