Anggaran Polri Mesti Ditambah

Anggaran Polri Mesti Ditambah

- detikNews
Minggu, 30 Apr 2006 06:19 WIB
Jakarta - Polri dinilai sukses atas penggrebekannya di Desa Binangun Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo, Jateng, Sabtu (29/4/2006) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Meski tidak menangkap Noordin M Top, dua kawan dekat Noordin tewas dan dua lainnya tertangkap. Sebagai 'hadiah', anggota DPR AS Hikam meminta agar anggaran bagi Polri dari pemerintah ditambah. Hal ini untuk mendukung dan mempermudah Polri dalam menangkap sejumlah teroris."Sejak berhasil ditembaknya Dr Azahari, saya tentu memberi apresiasi Polri dalam hal pemberantasan terorisme. Semakin menunjukkan Polri mempunyai kemampuan yang membanggakan," kata Hikam ketika dihubungi detikcom, Sabtu (29/4/2006).Cara lain untuk menambah anggaran adalah dengan mencarikan bantuan negera-negara sahabat yang mendukung dalam pemberantasan terorisme. "Bisa kerjasama counter teroris dengan Australia, Inggris, atau Jepang. Yang penting pemerintah kreatif," tukasnya.Hikam berpendapat, tidak ada alasan untuk memperlengkap Polri dengan berbagai persenjataan yang memadai. Apalagi hal itu dibutuhkan untuk menangkap Noordin M Top. "Selain memerlukan bantuan semua pihak, perlu persenjataan alat terorisme yang lebih lengkap," ujarnya.Dia juga mengingatkan agar kinerja Polri tidak berhenti di sini. Polri justru harus semakin waspada karena Noordin belum tertangkap. "Kita harus waspada, tapi kita tidak bisa menyalahkan polisi karena harus melibatkan semua pihak," imbuhnya.Penghargaan juga dikatakan oleh Ketua DPR Agung Laksono. Namun dia meminta dengan tertangkapnya kaki tangan Noordin M Top, Polri segera mempercepat pengusutan dan penangkapan Noordin."Kita menghargai upaya kepolisian dan polisi segera mengusut dan mempercepat penangkapan terhadap Noordin," katanya di kediamannya, Jl Widya Chandra III, Jakarta Pusat. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads