ADVERTISEMENT

Polemik Isyana di Sumur Resapan dan Tuduhan 'Mobil Bolak-balik'

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 11 Des 2021 06:02 WIB
Sumur resapan modular jebol di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 8 Desember 2021. (Arnold Mamesah via akun Twitter-nya, @arnold5508)
Foto: Sumur resapan modular jebol di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 8 Desember 2021. (Arnold Mamesah via akun Twitter-nya, @arnold5508)
Jakarta -

Jeblosnya sumur resapan di Jalan Bona Indah, Jakarta Selatan, yang melibatkan mobil Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka berbuntut panjang. Perihal 'mobil bolak-balik' kini jadi polemik.

Sebelum sumur resapan itu jebol, Lurah Lebak Bulus Jaenudin mengungkap sering kali ada mobil yang bolak-balik melintas di lokasi. Lokasi pembangunan sumur resapan itu berada di jalan buntu dan sepi orang berlalu lalang.

"Sebetulnya jalan sepi sih, kompleks kan jalannya nggak terlalu ramai. Jalan biasa 6 meter. Ini baru dugaan ya, cuma anehnya kok mobil bolak-balik di situ," kata Jaenudin saat dihubungi, Kamis (9/12/2021).

Informasi mobil bolak-balik, kata Jaenudin, didapatkannya dari pekerja proyek sumur resapan. Dia juga menyebut di sekitar sumur resapan yang jeblos itu ada goresan di aspal di area sumur resapan.

Meski demikian, Jaenudin mengaku tak tahu mobil siapa yang bolak-balik ke lokasi.

"Saya nggak suudzon, apa memang ada niat nggak baik apa gimana, kan saya juga bingung. Putar-putar gitu bekasnya kelihatan banget di lubang itu, yang lain nggak," kata Jaenudin.

PSI Berang

Pernyataan Jaenudin membuat kubu PSI berang. Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Sianipar mempertanyakan pernyataan lurah tersebut. Menurut Michael, jikapun mobil itu bolak-balik, belum tentu bertujuan merusak sumur resapan itu.

"Saya rasa ini tuduhan sangat serius, apalagi keluar dari mulut seorang pejabat publik. Apa dasarnya? Kalaupun iya bolak-balik, belum tentu ada niat untuk merusak. Saya minta Pak Lurah buktikan pernyataan tersebut. Apalagi Pak Lurah juga tidak melihat langsung, baru menerima laporan sepihak," kata Michael dalam keterangan yang diterima, Jumat (10/12/2021).

Michael mengatakan tugas pejabat publik seharusnya memastikan keamanan warga. Dia menyayangkan sikap Lurah Lebak Bulus yang mencari-cari kesalahan warga. Menurutnya, pernyataan itu sama saja menuduh Isyana Bagoes Oka.

"Sama saja Pak Lurah menuduh Sis Isyana sengaja merusak fasilitas publik. Ini kan bisa dipidanakan. Jadi pejabat publik sebaiknya bekerja memastikan semuanya aman bagi warga. Ini beliau sudah terjeblos mobilnya, malah dituduh macam-macam, dicurigai macam-macam," kata Michael.

Namun, Michael tidak dapat memastikan langkah apa yang akan diambil oleh Isyana. Dia berharap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat memberikan teladan kepada jajarannya.

"Langkah hukum tentunya itu sepenuhnya hak Sis Isyana. Kami sebagai kader partai politik tentu berharap seorang pejabat publik punya komunikasi yang lebih layak. Kebiasaan lempar tanggung jawab dan menyalahkan orang jangan semakin menjadi budaya di pemerintahan Pak Anies ini," ujar Michael.

Simak juga video 'Heboh Harga Sumur Resapan Rp 80 Juta Per Unit, Ini Kata Pemrov DKI':

[Gambas:Video 20detik]



Klarifikasi lurah di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT