Noordin Penghuni Sarang Teroris, Polri Bantah Kecolongan
Sabtu, 29 Apr 2006 21:25 WIB
Jakarta -
Sempat ada kabar kalau buronan teroris Noordin M Top dapat melarikan diri dari penyergapan polisi di Wonosobo. Pasalnya Noordin disebut-sebut menjadi penghuni rumah kontrakan yang digerebek polisi.Namun informasi ini buru-buru dibantah Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bahrul Alam, menurutnya ketika dilakukan penggerebekan polisi telah mengepung rumah dan Noordin tidak di lokasi."Tidak mungkin lolos, soalnya sudah dikepung dan dijaga secara ketat," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bahrul Alam ketika dihubungi detikcom Sabtu (29/4/2006).Namun yang menjadi pertanyaan adalah, menurut penuturan warga, jumlah orang yang mengontrak rumah milik Ibu Murni itu ada 4 pemuda. Tapi ketika polisi melakukan penggerebekan, jumlah orang yang berada di TKP hanya tiga orang berarti masih tersisa satu orang lagi yang tidak ketahuan. Menurut Anton seorang lainnya adalah Solahudin yang sering berkunjung ke rumah kontrakan tersebut. "Satu orang lainnya adalah Solahudin, dia memang bukan tinggal di sana tapi sering main ke situ," jelas Anton.Tapi ketika ditanyakan apakah ada kemungkinan Noordin sebagai orang yang keempat tinggal di rumah tersebut, Anton tidak membantahnya. "Ada kemungkinan seperti itu. Tapi semua masih butuh pengembangan," tutur Anton.Pada Sabtu pagi (29/4) Tim Gegana dan Pasukan Densus 88 Mabes Polri melakukan penggerebekan di dua tempat yang dijadikan sebagai tempat tinggal kaki tangan Noordin M Top yaitu di Wonosobo dan Temanggung.Dalam peristiwa itu dua tersangka teroris di Wonosobo tewas yaitu Abdul Hadi dan Jabir. Sedangkan Mustagfirin menyerahkan diri di Wonosobo dan Solahudin berhasil ditangkap di Temanggung.
(ahm/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































