Mahasiswa UPN Veteran Gelar Aksi 100 Lilin Buntut Tewasnya Lala

Nahda Rizki Utami - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 22:39 WIB
Mahasiswa UPNVJ gelar aksi 100 lilin untuk Lala (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Mahasiswa UPNVJ menggelar aksi 100 lilin untuk Lala. (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Jakarta -

Aliansi UPN Veteran Jakarta menggelar aksi 100 lilin untuk Lala, mahasiswi D3 Fisioterapi angkatan 2020 yang tewas saat mengikuti kegiatan pembaretan Menwa. Aliansi UPNVJ juga mendesak rektorat untuk membubarkan Menwa.

"Sebenarnya aksi hari ini merupakan respons kita atas solidaritas untuk almarhum Lala. Kita juga menggarisbawahi bahwa tuntutan kita belum diakomodir secara penuh oleh pihak rektorat," kata Perwakilan Aliansi UPNVJ Faisal Reza di kampus UPN Veteran Jakarta, Jumat, (10/12/2021).

"Sampai sekarang ini rektorat hanya membekukan Menwa karena ada beberapa hal menurut kita sudah seharusnya Menwa itu dibubarkan," tambahnya.

Faisal menyampaikan lima tuntutan dalam aksi ini. Tuntutan itu adalah transparansi terkait kronologi kasus tewasnya Lala, sanksi kelembagaan, pembubaran Menwa, serta pemberian izin yang tidak menganakemaskan organisasi lain.

"Terakhir, tuntutan kita mengutuk keras terhadap prosedural yang dilakukan Menwa karena tidak dapat izin dan juga mereka itu tidak ada pengawasan," imbuh Faisal.

Faisal juga mengatakan pihak Menwa sangat tertutup dan tidak bersedia dimintai konfirmasi atas kejadian ini. Terlebih, terang Faisal, tidak ada ucapan dukacita dari Menwa atas tewasnya Lala.

"Bahkan mereka nggak ada ucapan dukacita sama sekali di media sosial dan sebagainya, jadi mereka benar-benar menutup rapat akses tentang peristiwa 25 September," sambungnya.

Terakhir, Faisal menyampaikan harapan Aliansi UPN Veteran Jakarta, yaitu pembubaran Menwa.

"Menurut kami adalah Menwa itu tidak mencerminkan sebagai mahasiswa yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokratis dan ilmiah, makanya kita menuntut pembubaran Menwa," imbuhnya.

Tewasnya Lala

Diketahui sebelumnya, seorang mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta tewas saat mengikuti kegiatan pembaretan Menwa UPNVJ. Korban merupakan mahasiswi D3 Fisioterapi angkatan 2020, Fauziyah Nabilah atau yang biasa dipanggil Lala.

"Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang tergabung dalam Menwa Jayakarta. Almarhum meninggal saat perjalanan menuju RSUD Ciawi," kata ujar negosiator Aliansi UPNVJ Bergerak, Ivanno Julius, kepada wartawan, Selasa (30/11).

Fauziyah Nabilah atau Lala disebut kelelahan saat mengikuti long march sejauh 10-15 kilometer. Lala kala itu berada di baris paling belakang.

Lala disebut mengalami keram dan diminta beristirahat. Korban sempat dikira kesurupan oleh pihak Menwa. Menurut pihak keluarga, Lala beristirahat di mobil ambulans yang disediakan.

"Jadi sempat dibawa ke masjid untuk diobati. Sampai di sana, ada jeda waktu. Setelah itu almarhum kejang-kejang. Mungkin mereka panik, akhirnya dibawa ke rumah sakit dan sampai sekitar pukul 05.00 WIB atau 06.00 WIB," kata paman korban, Delvinalis, seperti dikutip dari LPM Aspirasi UPNVJ.

Lala disebut sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

(isa/isa)