SBY Perintahkan Kapolri Segera Gelar Operasi Buru Noordin
Sabtu, 29 Apr 2006 17:07 WIB
Kuwait City -
Pasca tewasnya 2 teroris, 1 menyerahkan diri, dan 1 ditangkap aparat kepolisian, Presiden SBY dalam lawatannya di Kuwait, menginstruksikan langsung kepada Kapolri Jenderal Pol Sutanto, agar segera melanjutkan operasi penangkapan Noordin M Top.Noordin, gembong teroris jaringan Dr Azahari itu, sebagaimana laporan yang diterima SBY, saat ini diduga masih bersembunyi di sekitar Jawa Tengah.Instruksi pengejaran terhadap Noordin tersebut disampaikan SBY dalam jumpa pers di Istana Bayan, Kuwait, Sabtu (29/4/2006) pukul 12.20 waktu Kuwait atau pukul 16.20 WIB yang diikuti wartawan detikcom Budiono Darsono.Dikatakan oleh SBY, dalam upaya menggelar operasi pengejaran terhadap Noordin, kepolisian telah diminta untuk melaksanakan secara profesional. Operasi itu jangan sampai menimbulkan keresahan terhadap masyarakat."Pengejaran terhadap sel-sel terorisme harus dilakukan secara proporsional, profesional, dan cermat" tandas SBY.Untuk itu SBY meminta Kapolri menjelaskan secara terbuka mengenai operasi yang memang semata-mata untuk melakukan pengejaran terhadap teroris, yang selama ini telah menimbulkan rasa tidak aman bagi rakyat Indonesia dan menimbulkan korban. "Oleh karena itu masyarakat Wonosobo khususnya, Jawa Tengah, saya minta untuk tenang," pinta SBY.SBY sendiri memperoleh laporan soal tewasnya 2 teroris itu saat berada di Madinah pada Sabtu (29/4/2006) sekitar pukul 03.30 subuh. Adalah Kapolri sendiri yang melaporkan. SBY mendapat laporan 2 teroris tewas, 1 orang ditangkap dan 1 orang menyerahkan diri.Yang tewas adalah Abdul Hadi dan Jaber. Oleh polisi dan intelijen, keduanya dikenal sebagai pembuat bom dan perekrut jaringan pengebom bunuh diri.Atas keberhasilan operasi kepolisian tersebut, SBY mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian. Dan kemudian memberi instruksi untuk mengejar Noordin yang dikenal sebagai tokoh utama terorisme setelah tewasnya Dr Azahari.
(bdi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































