Keluarga Belum Yakin Jabir Tewas
Sabtu, 29 Apr 2006 16:24 WIB
Madiun - Gempur Budi Angkoro alias Jabir tewas ditembak oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri saat penggerebekan sebuah rumah di Wonosobo, Jawa Tengah. Namun orang tua Jabir belum yakin anaknya menjadi salah satu korban yang tewas.Demikian disampaikan Zein, paman Jabir, saat ditemui wartawan, di Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Sabtu (29/4/2006). "Pihak keluarga belum mendapat pemberitahuan dari polisi," kata dia.Pihak keluarga terkejut ketika banyak wartawan yang datang ke rumah orang tua Jabir untuk mengkonfirmasi atas tewasnya Jabir. Meski demikian, jika Jabir benar-benar tewas, pihak keluarga siap menerima kenyataan itu."Ibaratnya seperti jualan sudah laku, itu jika memang yang meninggal Jabir," katanya singkat. Sayangnya Zein enggan memberikan keterangan seputar kegiatan Jabir semasa hidupnya. "Silahkan tanya warga sekitar sini saja," kilah Zein.Menurut keterangan tetangga, Jabir merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Rusman dan Maslihatin. Jabir terlihat pulang ke kampung sekitar 2-3 tahun silam. "Selebihnya kita tidak tahu apa aktivitasnya," kata seorang warga.Petugas kepolisian Madiun yang dikonfirmasi wartawan mengaku sama sekali belum mendapat kepastian mengenai tewasnya Jabir yang asalnya Madiun. Walau begitu, polisi terlihat berjaga di sekitar rumah Jabir untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan.
(san/)











































