16 Kali Bobol ATM di Gowa-Makassar, 2 Pemuda Ditangkap Polisi

Reinhard Soplantila - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 04:03 WIB
Makassar -

Polrestabes Makassar membekuk dua pria kawanan pembobol belasan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Sulsel. Kedua pelaku yakni Syaiful (18) dan Wahid (21) dibekuk saat tengah berada di Kabupaten Gowa.

Tertangkapnya para pelaku, setelah salah satu dari pihak bank melaporkan aksi pembobolan mesin ATM-nya. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku melalui CCTV yang berada di dalam gerai mesin ATM.

"Adanya informasi dari pihak bank tentang terjadinya perusakan atau pembobolan di beberapa mesin ATM yang ada di Kota Makassar maka Kanit Jatanras memerintahkan kepada kami untuk melakukan penyelidikan dan alhamdulillah berhasil mengamankan dua terduga pelaku di Kabupaten Gowa," ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah, pada Kamis (10/12/2021) malam.

Lanjut Nasrullah, berdasarkan pengakuan pelaku, mereka telah melakukan belasan kali aksi pembobolan mesin ATM. "Dari hasil interogasi pelaku melakukan sebanyak 16 kali pembongkaran ATM di Kabupaten Gowa dan Makassar," lanjut dia.

Sedangkan dalam melakukan aksinya, para pelaku terlebih dahulu survei beberapa mesin ATM. Setelah menemukan target sasarannya, mereka kemudian menggunakan perkakas untuk membongkar mesin ATM itu.

"Modusnya yaitu membongkar ATM dengan gunakan perkakas kemudian mengambil uang di dalam brankasnya," sebut Nasrullah.

Sementara, satu dari pelaku yaitu Syaiful merupakan eks karyawan vendor yang digunakan salah satu bank. Hal ini mempermudah dirinya mengetahui membongkar mesin ATM itu, ditambah dengan pelajaran membongkar mesin ATM yang ditontonnya di media sosial.

"Salah satu dari tersangka yang kami amankan eks karyawan vendor salah satu bank selain itu menurut keterangan tersangka yang kami amankan ini belajar dari media sosial," jelas Nasrullah.

Selain menangkap pelaku, polisi juga turut menyita beberapa barang bukti. Sejumlah senjata tajam dan pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi berhasil diamankan.

"Barang bukti yang kami amankan dua buah parang, satu motor yang digunakan beraksi, pakaian yang digunakan beraksi serta HP," ungkap Nasrullah.

(rfs/rfs)