ADVERTISEMENT

Setwapres Luncurkan Program Cegah Stunting, Sasar 3.066 Balita

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 00:18 WIB
Setwapres Luncurkan Program Cegah Stunting (dok.setwapres)
Foto: Setwapres Luncurkan Program Cegah Stunting (dok.setwapres)
Jakarta -

Pemerintah mengaku terus berusaha mencegah dan menurunkan angka stunting di Tanah Air. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan 'Kick off Program Cegah Stunting'.

Berdasarkan keterangan tertulis Kantor Sekretariat Wakil Presiden (Wapres), Kamis (9/12/2021), pihaknya membentuk program ini dengan menggandeng PT Mayora, atau dunia usaha dan masyarakat. Kegiatan digelar di Gedung Ir Ahmad Affandi, Agrowisata Gunung Mas, Kabupaten Bogor.

Disebutkan program kerja sama multipihak penting dilakukan dalam pencapaian target penurunan stunting di Indonesia. Upaya pencegahan stunting juga disebut masih menjadi perhatian besar bagi pemerintah.

"Upaya pencegahan permasalahan stunting, saat ini menjadi perhatian besar bagi pemerintah dan semua kalangan termasuk pihak swasta. kemitraan yang dilakukan oleh PT. Mayora sebagai mitra pemerintah, dengan melibatkan langsung kelompok sasaran dan penerima manfaat atas bantuan yang diberikan, merupakan contoh baik dan perlu di apresiasi," ujar Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Sekretariat Wakil Presiden Suprayoga Hadi.

Selain itu, program 'Kick off Program Cegah Stunting' juga membantu menyalurkan asupan gizi dari makanan tambahan dan monitoring prosyandu. Diharapkan nantinya masyarakay mampu mendeteksi secara dini perkembangan gizi anak.

"Bantuan dari PT. Mayora yang telah berjalan berupa asupan gizi dari makanan tambahan dan monitoring posyandu, bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dan hal ini adalah satu hal yang sangat baik untuk terus dikembangkan guna memberantas stunting secara perlahan, harapan saya kita atau masyarakat secara umumnya dapat lebih memahami dan mampu mendeteksi secara dini perkembangan gizi anak, serta menerapkan perilaku hidup bersih sehat dengan gizi yang seimbang," ujarnya.

Disebutkan program telah dimulai sejak akhir November. Nantinya ditargetkan intervensi dari program ini sebanyak 38 posyandu, 3.066 balita, dan 266 ibu hamil.

"Giat kick off ini sudah di mulai di akhir bulan November lalu dengan dilaksanakannya fre-post test untuk kader posyandu, tepatnya di 3 desa dari dua kabupaten. Yaitu Desa Cimande Hilir dan Ciherang dari Kabupaten Bogor serta Desa Sindang Raja Kabupaten Cianjur. Dukungan program kemitraan ini dilaksanakan di tiga desa di dua kabupaten, yaitu Desa Cimande Hilir dan Desa Ciherang Pondok, di kabupaten Bogor dan Desa Sindangraja Cianjur, Kabupaten Cianjur.Target intervensi program ini berjumlah 38 posyandu, 3.066 balita, dan 266 ibu hamil," ujar Head of Public Relations PT Mayora, Intan Rionita Latief.

(dwia/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT