Mabes Polri: 2 Teroris Tewas di Wonosobo, 2 Ditangkap
Sabtu, 29 Apr 2006 12:43 WIB
Jakarta - Mabes Polri mengeluarkan keterangan terkait penggerebekan di rumah kontrakan teroris di Wonosobo, Jawa Tengah. Menurut versi Polri, terdapat empat orang yang berhasil diamankan. 2 orang tewas dan dua orang lainnya berhasil dibekuk di tempat yang sama."Dua orang yang tewas bernama Abdul Hadi dan Jabir. Sedangkan yang ditangkap bernama Solahudin dan pria berinisial ND," kata Kabid Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Bambang Kuncoko dalam jumpa pers di Gedung Humas Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (29/4/2006).Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Sutanto mengatakan, terdapat 2 teroris yang tewas dan 1 orang menyerahkan diri di Wonosobo. Sedangkan satu lainnya dibekuk di Temanggung, Jateng.Menurut Kuncoko, dua orang teroris yang tewas tersebut sebelumnya pernah terlibat dalam aksi teror di Jakarta. "Abdul Hadi adalah orang yang pandai merakit bom sedangkan Jabir terlibat dalam bom di depan Kedubes Australia," tambah Kuncoko.Kuncoko menambahkan, berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian di lokasi kejadian, ketika dilakukan penggerebekan, Noordin M Top tidak berada di lokasi. "Pada saat penggerebekan, Noordin tidak ada di lokasi dan kami masih terus melakukan pencarian," jelas Kuncoko.Kuncoko menjelaskan, polisi saat ini sedang melakukan penyisiran di rumah kontrakan yang berlalamat di Jl Wonosobo Km 4 Desa Binangun, Kecamatan Kretek, Wonosobo, Jawa Tengah. "Penyisiran untuk mencari dokumen-dokumen serta barang bukti lainnya," tandas Kuncoko.Terakhir Kuncoko meminta kepada masyarakat untuk waspada. Dikarenakan, jaringan teroris Noordin M Top masih berada di tengah-tengah masyarakat. "Kita minta masyarakat waspada jangan sampai kecolongan," terang Kuncoko.
(ahm/)











































