Komentar Perdana Pimpinan KPK soal Novel dkk Jadi ASN Polri, Apa Katanya?

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 13:56 WIB
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (Azhar-detikcom)
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (Azhar/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menanggapi soal 44 mantan pegawai KPK akan dilantik menjadi ASN Polri hari ini. Alex mengatakan hal itu tidak ada urusannya lagi dengan KPK dan menyebut hal itu sebagai hak para eks pegawai.

"Itu tentu kami dari sisi KPK, kami sudah selesai, dengan 44 pegawai KPK yang sudah kita berhentikan 30 September. Artinya mereka menjadi orang bebas dan kalo ada instansi yang lain ingin menggunakan tenaga mereka, ya itu sudah menjadi hak mereka kalau misalnya semua sudah melalui prosedur yang sesuai dengan peraturan undang-undang," kata Alex kepada wartawan, Kamis (9/12/2021).

Alex mengatakan dirinya tak terlalu mengikuti proses perekrutan eks pegawai menjadi ASN Polri. Dia menegaskan kembali bahwa nasib eks pegawai bukan lagi urusan KPK.

"Kami tidak mengikuti terus terang bagaimana proses di kepolisian itu, dan ya itu bagi kami sudah dianggap selesai di KPK," katanya.

Namun, Alex menegaskan bahwa sinergi KPK antara Polri tentu tetap terjalin. Dia mengaku hingga saat ini pimpinan belum menerima undangan terkait pelantikan para eks pegawai itu.

"Kalo sinergi KPK dengan kepolisian pasti, itu ya penyidik KPK kan sebagian juga dari kepolisian, bahkan direktur itu juga sebagian besar dari kepolisian ya tentu itu pasti sinergi terus kami lakukan," ujarnya.

"Ya sampai saat ini tidak ada undangan yang disampaikan ke KPK," imbuhnya.

Sebelumnya, sebanyak 44 mantan pegawai KPK akan dilantik menjadi ASN Polri hari ini. Salah satu mantan pegawai KPK, Yudi Purnomo, mengaku deg-degan menjelang pelantikan.

"Ya tentu (merasa deg-degan)," kata Yudi saat ditemui di Mabes Polri menjelang pelantikan 44 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri, Kamis (9/12).

Yudi menilai dirinya mendapat kesempatan kedua untuk mengabdi pada negara. Meski demikian, dia mengaku sedih karena merasa disingkirkan dari KPK meski telah mengabdi selama 14 tahun.

"Saya waktu itu pribadi sedih juga selama 14 setengah tahun sudah mengabdi, kemudian harus disingkirkan. Tapi kemudian sekarang saya mendapatkan kesempatan kembali untuk mengabdi pada negara ini di Polri, tentu saya harus berkontribusi pada negara ini," ujar Yudi.

Yudi dan sejumlah eks pegawai KPK telah tiba di Gedung Rupatama Mabes Polri sekitar pukul 09.40 WIB. Mereka tampak mengenakan kemeja putih dan dasi berwarna hitam. (azh/dwia)