Diprediksi Banjir Rob, Begini Kondisi Kawasan Sunda Kelapa-Muara Angke Pagi Ini

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 11:37 WIB
Kondisi Kawasan Sunda Kelapa-Muara Angke
Kondisi Kawasan Sunda Kelapa-Muara Angke (Foto: Muhammad Hanafi Aryan/detikcom)
Jakarta -

BMKG memprediksi pada Desember berpotensi terjadi kenaikan air laut tertinggi di kawasan Pesisir Utara Jakarta. Sementara itu Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan naiknya air laut tertinggi akan terjadi lagi pada 9 dan 11 Desember mendatang. Kondisi terkini di kawasan Pelabuhan Rakyat Sunda Kelapa dan Muara Angke terpantau masih normal.

Pantauan detikcom Kamis (9/12/2021) pukul 09.00 WIB, terlihat Pelabuhan Rakyat Sunda Kelapa Jl Maritim Raya sebagiannya masih digenangi air rob setinggi mata kaki. Namun, kegiatan bongkar muat dan operasional masih berjalan seperti biasa.

Kondisi Kawasan Sunda Kelapa-Muara AngkeKondisi Kawasan Sunda Kelapa-Muara Angke (Foto: Muhammad Hanafi Aryan/detikcom)

Tim detikcom juga menyambangi salah satu titik banjir rob, Dermaga TPI, pukul 09.15. Kegiatan dermaga masih beroperasi normal, dan tidak ada genangan yang terlihat.

Diketahui Jl Lodan Raya pada Rabu (8/12/2021) siang sempat digenangi air rob setinggi 40 CM, namun pada Kamis pagi pukul 8.50 sudah bisa dilewati oleh pengguna jalan.

Sementara, di depan RW 022 Jl Dermaga Ujung, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (9/12/2021) pukul 11.10 tampak air perlahan mulai naik dengan ketinggian setidaknya 3 cm. Tampak got dipinggir jalan sudah mulai luber dengan air rob.

Sebelumnya Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) prediksi kenaikan air laut tertinggi di pesisir Jakarta Utara. Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyebut kenaikan tersebut diperkirakan terjadi pada 8 dan 9 Desember.

"Setelah hari Minggu (5/12) kemarin rob sempat tinggi, kita masih akan menghadapi dua waktu tinggi, yakni pada Kamis (9/12) dan Sabtu (11/12)," terang Ali dalam keterangan tertulis, Selasa (7/12/2021).

Oleh karena itu, Ali mengimbau agar disiagakan alat dan pasukan, serta pengawasan terus dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Simak juga 'Banjir Rob Terjang Kep Seribu, Pulau Kelapa Terendam':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/yld)