Di Wonosobo
Sarang Teroris Porak Poranda
Sabtu, 29 Apr 2006 10:59 WIB
Wonosobo - Situasi rumah sarang teroris jaringan Noordin M Top yang digrebek polisi di Desa Binangun Wonosobo porak poranda. Kaca rumah pecah dan atapnya melengkung yang diduga akibat ledakan bom.Dua tersangka teroris tewas dalam baku tembak dengan polisi di rumah tersebut. Mereka adalah Jabir dan Abdul Hadi. Sedangkan Solahuddin ditangkap hidup-hidup, sementara Mustakirin dikabarkan lolos.Dari pantauan detikcom Sabtu (29/4/2006), kondisi rumah kontrakan yang didiami teroris tersebut masih dikawal ketat oleh sekitar 200 personil polisi. Dua tim gegana juga masih terus hilir mudik ke rumah tersebut. Polisi sudah memasang police line dan menutup tempat kejadian dengan triplek, sehingga warga tidak bisa melihat pergerakan polisi dan tim gegana di rumah seluas 6 kali 10 meter itu.Warga hanya bisa melihat rumah tersebut dari jarak 100 meter dengan naik keatas atap rumah didekatnya atau memanjat pohon. Rumah sarang teroris yang berada di Jalan Raya Kertek Kilometer 4 Desa Binangun, Wonosobo ini merupakan lokasi strategis jalur keluar masuk kota Wonosobo baik dari Temanggung maupun Banjarnegara.Menurut Tukijo, warga yang tinggal diseberang rumah tersebut, dirinya dikagetkan oleh lima ledakan pada pukul 04.30 WIB, sebelum akhirnya diketahui rumah tersebut sarang teroris.Polisi menembaki rumah teroris itu dari atap rumah milik warga sekitar termasuk dari rumah Tukijo. Warga sekitar mengaku tidak mengetahui kegiatan polisi sebelum terjadinya ledakan.
(ir/)











































