detikcom Do Your Magic

detikcom Do Your Magic: Mobil Terperosok, Kontraktor Sumur Resapan Ngaku Salah

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 23:31 WIB
Sumur resapan modular jebol di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 8 Desember 2021. (Arnold Mamesah via akun Twitter-nya, @arnold5508)
Sumur resapan modular jebol di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 8 Desember 2021. (Arnold Mamesah via akun Twitternya, @arnold5508)
Jakarta -

Sumur resapan di Lebak Bulus sempat membuat mobil terperosok tadi siang. Warga menilai kontraktor lalai karena tidak memberi tanda pada proyek yang belum jadi itu. Kontraktor mengaku salah.

Lokasi proyek sumur resapan, atau lebih tepatnya kolam resapan modular yang membuat mobil terperosok ini, ada di Jl Bona Indah, Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

"Kelalaian dari pihak penyedia untuk memasang markah. Apa sih susahnya memasang markah?" kata warga setempat bernama Arnold Mamesah saat ditemui detikcom, Rabu (8/12/2021).

Seharusnya, proyek yang belum siap untuk dilalui kendaraan butuh diberi markah atau pita proyek supaya tidak dilewati kendaraan. Namun tadi, kata Arnold, markah jalan tidak terpasang di lokasi. Terperosoklah satu mobil warga yang melintas, meski kondisi warga yang mengendarainya baik-baik saja dan mobil bisa keluar dari lubang sumur resapan.

"Saya dari Masyarakat Infrastruktur Indonesia, jadi saya paham sekali masalah infrastruktur. Kebetulan di DKI ini jadi suatu model ya dalam hal ini, vertical drainage itu solusi tepat," ujarnya.

Sumur resapan modular jebol di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 8 Desember 2021. (Arnold Mamesah via akun Twitter-nya, @arnold5508)Sumur resapan modular jebol di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 8 Desember 2021. (Arnold Mamesah via akun Twitternya, @arnold5508)

Kontraktor mengaku bersalah

Kontraktor proyek sumur resapan di sini berasal dari Arvirotech Group. Project Manager, Dedi Charles, menjelaskan kepada detikcom di lokasi bahwa pihaknya memang salah karena tidak memasang tanda di proyek sehingga dilewati oleh mobil.

"Pagar itu kan sudah kita singkirin. Sementara di pihak kami memang mengakui salah, karena nggak ada pelang imbauan," kata Dedi Charles di lokasi.

Proyek ini memang bagian dari sumur resapan namun secara spesifik berjenis kolam resapan modular. Lubang-lubang yang tampak dari permukaan itu sesungguhnya bukan sumur melainkan bak kontrol, karena di bagian bawahnya ada kolam. Saat dilintasi mobil, beton 'sumur resapan' itu masih berusia sekitar tiga hingga empat hari alias belum kuat betul.

Sumur resapan di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 8 Desember 2021, 19.30 WIB. (M Hanafi Aryan/detikcom)Sumur resapan di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 8 Desember 2021, 19.30 WIB. (M Hanafi Aryan/detikcom)

"Minimal 14 hari. Umur beton itu kan minimal 14 hari," kata dia. Ada pula sumur resapan di titik lain yang sudah selesai dan bisa dilintasi kendaraan dengan aman. "Boleh dites kalau mau pakai truk, mau mobil juga," kata dia.

Di Perumahan Taman Bona Indah, pihaknya mengerjakan kolam resapan modular sebanyak 13 titik. Titik yang menjadi lokasi mobil terperosok adalah di titik 7 dan 3.

(dnu/dnu)