5 Anggota Parlemen AS Ditangkap di Kedutaan Sudan

5 Anggota Parlemen AS Ditangkap di Kedutaan Sudan

- detikNews
Sabtu, 29 Apr 2006 10:43 WIB
Washington - Lima anggota parlemen AS ditangkap saat berada di Kedutaan Sudan di Washington, AS. Kelima anggota partai Demokrat itu diamankan polisi dengan tangan diborgol. Kenapa?Para anggota Kongres itu ditangkap saat melakukan aksi protes atas kekejaman di wilayah Darfur, Sudan. Kelimanya adalah: Tom Lantos asal California, Jim McGovern dan John Olver dari Massachusetts, Jim Moran asal Virginia, dan Sheila Jackson Lee asal Texas.Kelima anggota dewan terhormat itu termasuk di antara 11 pendemo yang ditangkap polisi. Mereka dituduh melakukan perbuatan yang melanggar peraturan dan mengadakan unjuk rasa tanpa izin. Tuduhan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang ringan.Sekitar 50 pengunjuk rasa berkumpul di depan Kedutaan Sudan sambil mengusung spanduk-spanduk bertuliskan "Hentikan pembantaian" dan "Perempuan Darfur mengalami pemerkosaan kelompok berulang-ulang."Para pendemo menyerukan pemerintah Sudan untuk menerima keberadaan pasukan penjaga perdamaian PBB di Darfur dan memberikan akses penuh bagi organisasi-organisasi ke para korban. "Generasi ini telah menyaksikan pembantaian di Kamboja. Generasi ini telah menyaksikan pembantaian di Rwanda. Kami tidak ingin menyaksikan pembantaian di Darfur," seru anggota parlemen AS, Tom Lantos seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Sabtu (29/4/2006).Dunia internasional menuding kepemimpinan militer di Sudan telah melakukan pembersihan etnis terhadap warga negaranya yang non-Arab. Ratusan ribu pengungsi yang berada di wilayah Darfur hidup dalam penderitaan dan kerap mengalami aksi kekerasan.Sudan telah sejak lama dilanda konflik antara pemberontak dan para milisi yang didukung pemerintah Sudan. Konflik yang telah berlangsung tiga tahun ini telah merenggut sedikitnya 180 ribu jiwa, sebagian besar akibat wabah penyakit dan kelaparan. Setidaknya 2 juta orang telah kehilangan tempat tinggal. (ita/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait