Pusat Pasar Kerja Diharap Bisa Atasi Beragam Masalah Ketenagakerjaan

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 21:36 WIB
Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menginstruksikan jajarannya untuk mengoptimalkan peran Pusat Pasar Kerja. Ia menguraikan Pusat Pasar Kerja harus memberikan solusi menyeluruh terhadap masalah ketenagakerjaan.

Hal itu disampaikan Ida dalam pembukaan Rapat Kerja Internal Pusat Pasar Kerja di Jakarta, Rabu (8/12/2021). Pada Raker Internal ini juga dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama (PKB) seluruh unit Eselon I di Kemnaker terhadap Pusat Pasar Kerja. Komitmen Bersama ini dilakukan untuk menciptakan sistem informasi pasar kerja yang tepat guna, tepat sasaran dan inklusif.

Ida mengulas Pusat Pasar Kerja didirikan sebagai jawaban dari permasalahan link and match dan ekosistem digital ketenagakerjaan, yang merupakan keharusan dalam menghadapi era revolusi digital 4.0.

"Pusat Pasar Kerja harus mampu mengintegrasikan proses pelatihan, sertifikasi dan penempatan, penyediaan informasi pasar kerja serta memberikan layanan kepada pencari kerja dan pemberi kerja dan start up (perusahaan rintisan) yang tumbuh di era digital saat ini," ujar Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021).

Ia merinci, adanya layanan job matching Pusat Pasar Kerja dapat menjadi jawaban segala permasalahan para pekerja yang bekerja tidak sesuai dengan tingkat pendidikannya, serta ketidakcocokan latar belakang pendidikan dengan jenis pekerjaannya.

"Saya ingin Pusat Pasar Kerja mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan maksimal mengatasi permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia," lanjut Ida.

Ia berharap melalui kolaborasi dari semua unit Eselon I di Kemnaker, Pusat Pasar Kerja bisa berperan dalam mendukung 9 Lompatan Kemnaker. Dukungan yang diberikan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dalam bentuk program bersama.

Di samping itu, Kemnaker juga mendukung langkah Pusat Pasar Kerja untuk mengembangkan Sistem Informasi Pasar Kerja (Labour Market Information System yang tepat guna, tepat sasaran dan inklusif. Dukungan ini meliputi penyediaan data, anggaran, prasarana dan sarana pendukung, SDM aparatur yang kompeten, pengawasan dan akuntabilitas kegiatan, pengelolaan dan pelayanan informasi publik yang cepat, mudah, transparan, serta akuntabel.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi menambahkan kesiapan Pusat Pasar Kerja untuk memberikan pelayanan yang memadai, ditunjang oleh SDM yang telah dibekali dengan product knowledge layanan PASKER ID dan kemampuan pelayanan memuaskan.

Anwar menjabarkan Karirhub sebagai aplikasi yang mempertemukan supply dan demand telah memiliki networking yang cukup baik, di antaranya dengan Better Work, ILO, ICCN, GIZ, Career Development Center (CDC) di berbagai universitas negeri dan swasta, serta pengembangan talenta muda melalui berbagai kegiatan.

"Saat ini telah terlihat progress dalam penggunaan karirhub baik dari sisi pemberi kerja maupun pencari kerja," sebut Anwar.

Anwar menyatakan Raker Pusat Pasar Kerja diharapkan dapat menyatukan komitmen bersama untuk mewujudkan target kinerja dari Pusat Pasar Kerja.

"Perlunya kolaborasi antar unit yang ada agar dapat memberikan dampak positif pada penyerapan tenaga kerja di Indonesia," sebut Anwar.

(fhs/ega)