Novel Baswedan dkk Terima Jadi ASN Polri, Ini Kabar Soal Pelantikannya

Mutia Safira Fitri - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 18:30 WIB
Novel Baswedan terima jadi ASN Polri dan akan segera dilantik. Bagaimana kabar terbaru soal pelantikannya?
Novel Baswedan dkk Terima Jadi ASN Polri, Ini Kabar Soal Pelantikannya (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

Novel Baswedan Terima Jadi ASN Polri: Pelantikan Tepat di Hari Antikorupsi Sedunia

Pelantikan 44 eks pegawai KPK besok bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia. Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk kembali memenuhi panggilan Indonesia. Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo, menerima undangan pelantikan pengangkatan ASN Polri tersebut. Dia beserta 43 pegawai eks KPK lainnya berharap dapat kembali mengabdi dalam memberantas korupsi.

"Dan berharap jadi momentum kami kembali memenuhi panggilan Indonesia untuk mengabdi dalam memberantas korupsi," kata Yudi.

Sementara itu, Mantan Kepala Satgas Pembelajaran Antikorupsi KPK Hotman Tambunan mengatakan, pelantikan ASN Polri yang dilakukan di Hari Anti Korupsi Sedunia merupakan bentuk pembuktian sikap Presiden Joko Widodo melalui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hotman menilai, Sigit mengoreksi perbuatan semena-mena pimpinan KPK terhadap 57 pegawai KPK yang tidak lulus tes wawancara kebangsaan (KPK).

"Kami melihat bahwa setidaknya, Presiden sebagai pejabat pembina ASN tertinggi, melalui Kapolri mengoreksi perbuatan semena-mena pimpinan KPK kepada pegawai negara, yaitu pegawai yang 57, yang sewenang-wenang memecat mereka padahal melanggar HAM dan administrasi sesuai temuan Komnas HAM dan Ombudsman," kata Hotman.

Hotman juga menilai, penyingkiran dirinya dari KPK sebagai proses layunya antikorupsi oleh pimpinan KPK. Walau begitu, dia menyambut baik visi antikorupsi yang ditunjukkan oleh Sigit lewat pengangkatan eks pegawai KPK.

"Pemecatan itu juga kami anggap sebagai proses pelayuan nilai antikorupsi oleh pimpinan KPK dan setidaknya kembali nilai itu disiram atau ditumbuhkan kembali melalui proses pengangkatan ini," imbuhnya.

Novel Baswedan Terima Jadi ASN Polri: Novel Ingin Kembali Lagi ke KPK

Sebelumnya, Novel Baswedan, Mantan Penyidik Senior KPK beserta kawan-kawan eks pegawai KPK lain mengatakan keinginan untuk bisa kembali bekerja di KPK setelah menjadi ASN Polri. Mereka berhadap dengan bergabungnya ke Polri dapat membuka jalan untuk kembali ke lembaga antirasuah itu.

"Saya yakin ketika sekarang pegawai KPK adalah ASN tentunya dengan memilih menjadi ASN Polri, pada dasarnya suatu saat saya berkeinginan dan kawan-kawan yang punya semangat dan kompetensi keahlian yang benar-benar luar biasa serta memiliki integritas yang tinggi yang selama ini telah ditunjukkan pada saat tertentu bisa kembali ke KPK," kata Novel usai uji kompetensi menjadi ASN Polri di Mabes Polri, Selasa (7/12).

Senada dengan Novel, Mantan Ketua Wadah Pegawai Penyidik KPK, Yudi Purnomo, mengatakan harapannya untuk bisa kembali ke KPK dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap KPK.

"Kalau saya pribadi bahwa pertama saya masih yakin bahwa saya bisa kembali ke KPK untuk bisa kembali membangun kepercayaan masyarakat kepada KPK," ujar Yudi.

Mantan Direktur Sosialiasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Giri Suprapdiono, juga menyatakan keinginannya untuk kembali ke KPK karena ingin mengembalikan kehormatan KPK.

"Harapan kita bisa kembali ke KPK suatu saat nanti jika kondisinya memungkinkan. Karena mengapa itu alasan kuat Kita mau bergabung di sini karena salah satu cara bisa kembali ke KPK merebut marwah KPK yang lagi turun adalah ya kita melakukan yang terbaik dulu di Polri," jelas Giri.

Novel Baswedan Terima Jadi ASN Polri: Polri Respon Keinginan Novel Dkk

Merespon keinginan Novel dkk untuk kembali ke KPK, Polri mengatakan cita-cita dan harapan manusia bukan sesuatu yang melanggar.

"Saya rasa kita sebagai manusia ketika orang punya cita-cita, punya harapan, ya bukan sesuatu yang melanggar, ya toh," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (8/12/2021).

Lebih lanjut, Rusdi mengatakan bahwa yang terpenting adalah persiapan Polri untuk pengangkatan Novel dkk. 44 eks pegawai KPK yang dilantik akan bergabung di Korp Adhyaksa.

"Yang terpenting dari Polri adalah bagaimana hal-hal yang telah dipersiapkan oleh Polri itu ditanggapi, dari 44 pegawai eks KPK," ujarnya.


(azl/imk)