Sidang Munarman Digelar, Ini 5 Hal Terbaru yang Diketahui

Salma Rafifa Aprillya - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 17:48 WIB
Sidang Munarman Digelar, Ini 5 Hal Terbaru yang Diketahui
Sidang Munarman Digelar, Ini 5 Hal Terbaru yang Diketahui -- Munarman (Foto: Tim Blak-blakan/detikcom)

Sidang Munarman: Dilakukan Secara Tertutup

Sidang Munarman hari ini kembali digelar secara tertutup. Majelis hakim saat membuka sidang menyatakan sidang terbuka untuk umum.

Ruang sidang juga dijaga polisi dan petugas satpam di pengadilan. Hanya tim jaksa dan tim pengacara yang boleh masuk ke ruang sidang.

Wartawan di lokasi yang meliput juga tidak bisa masuk ke ruang sidang. Wartawan hanya dibolehkan meliput di depan ruang sidang dan hanya disediakan loudspeaker untuk mendengar sidang.

Sidang Munarman: Munarman Sudah Berbaiat ke ISIS

Jaksa menyebut mantan Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI) Munarman telah berbaiat ke pimpinan ISIS Abu Bakr al-Baghdadi. Munarman disebut berbaiat pada tahun 2014 lalu. Jaksa mengatakan acara baiat itu adalah sumpah setia kepada Abu Bakr al-Baghdadi. Jaksa menyebut Ustaz Syamsul Hadi yang memimpin baiat itu.

"Bahwa baiat atau sumpah setia kepada pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi di UIN tersebut dipimpin oleh Ustaz Syamsul Hadi (belum tertangkap), dengan cara Ustaz Syamsul Hadi meminta seluruh peserta berdiri dan mengangkat tangan kanan sambil mengucapkan kalimat baiat menggunakan bahasa Arab dan bahasa Indonesia dan kemudian diikuti peserta termasuk terdakwa," ujar jaksa dalam dakwaan yang dibacakan di PN Jaktim, Rabu (8/12/2021).

Sidang Munarman: Pengajuan Eksepsi

Menanggapi dakwaan jaksa bahwa dirinya menggerakkan orang lain untuk melakukan teror, Munarman mengajukan nota keberatan atau eksepsi.

"Saya pribadi akan mengajukan eksepsi karena banyak sekali kesalahan-kesalahan baik kesalahan ketik maupun kesalahan istilah di dalam dakwaan dan setelah mendengarkan dakwaan jaksa penuntut umum membacakan saya makin tidak mengerti karena intonasi dan penggalan-penggalan kalimat serta kata-katanya serta pengucapan dari berbagai macam istilah tadi sangat tidak tepat jadi saya akan ajukan eksepsi nanti secara lengkap begitu majelis hakim Yang Mulia," kata Munarman dalam sidang di PN Jaktim, Rabu (6/12/2021).

Tim pengacara juga akan mengajukan eksepsi. Sidang selanjutnya akan digelar Rabu (15/12).

Munarman didakwa melanggar Pasal 14 atau Pasal 15 juncto Pasal 7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU juncto UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Atau Pasal 13 huruf c Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU juncto UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.


(izt/imk)