Komnas HAM Digeruduk Massa Desak Kasus Munir Diusut Lagi

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 14:50 WIB
Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) menggelar aksi di depan Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat (Jakpus), Rabu (8/12/2021). Mereka mendesak kasus pembunuhan terhadap aktivis HAM, Munir Said Thalib, diusut kembali agar terkuak secara tuntas para pelaku yang terlibat.
KASUM desak kasus pembunuhan Munir diusut kembali. (Kadek Melda/detikcom)

Usman menyampaikan pembentukan tim baru juga bisa dipergunakan dalam rangka membantu Jaksa Agung mengumpulkan bukti dan mengajukan bukti barus secara terpisah untuk berjas perkara baru. Dengan demikian, bisa terbuka peluang adanya tersangka baru yang terlibat di empat lapis lokasi kejadian.

"Investigasi yang baru ini bisa punya tujuan, pertama membantu Jaksa Agung dalam rangka pengumpulan bukti yang baru, yang kedua mengajukan bukti baru tersendiri secara terpisah sebagai berkas perkara yang baru dan termasuk membuka peluang bagi adanya tersangka yang baru. Tersangka di sini adalah tersangka yang meliputi tersangka-tersangka di empat lapis lokasi kejahatan," lanjutnya.

Peluang terakhir dengan cara pembentukan tim ad hoc oleh Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Namun, hingga saat ini tim tersebut belum terbentuk.

"Jalan ketiga adalah setara pentingnya Komnas HAM membentuk tim penyelidik ad hoc untuk melakukan penyelidikan terhadap peristiwa pembunuhan Munir dengan memeriksa peristiwa itu berdasarkan sifat dan lingkupnya sebagai pelanggaran HAM berat."

"Komnas HAM berwenang melakukan penyelidikan terhadap peristiwa yang berdasarkan sikap dan lingkupnya patut diduga sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang berat. Dalam melaksanakan penyelidikannya, Komnas HAM dapat membentuk tim ad hoc, tim ad hoc inilah yang seharusnya sejak mula dibentuk untuk Komnas HAM tetapi tidak juga kunjung dibentuk hingga hari ini," imbuhnya.


(dek/rfs)