Anggota Diduga Ancam Korban Pemerkosaan, Kapolres Rohul: Diserahkan ke Propam

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 12:01 WIB
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Wimpiyanto (Raja-detikcom)
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Wimpiyanto (tengah) (Raja/detikcom)
Rokan Hulu -

Dua polisi anggota Polsek Tambusai Utara diduga mengancam keluarga korban pemerkosaan karena menolak berdamai dengan terduga pelaku. Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP Wimpiyanto menegaskan bakal mengusut tuntas dugaan pengancaman tersebut.

"Intinya betul ada video itu. Saya tanyakan ke anggota dan kita akan pastikan proses," kata Wimpiyanto kepada wartawan, Rabu (8/12/2021).

Dia menyerahkan penelusuran kasus ini ke Propam Polda Riau. Menurutnya, semua pihak yang diduga terlibat bakal diperiksa.

"Kita sudah serahkan ke Bid Propam Polda. Semua yang terlibat akan diperiksa," tegas Wimpi.

Sebelumnya, dalam video viral berdurasi 2 menit 30 detik itu terdengar suara dua orang yang diduga anggota Polsek Tambusai Utara. Dua orang diduga polisi itu bicara dengan nada tinggi.

"Kalian sudah dibantu polisi kok kayak gitu balasan kalian. Lain kali kalau ada masalah jangan kalian melapor ke kantor ya," kata orang diduga polisi itu.

Wajah dua orang diduga polisi itu tak terlihat jelas. Orang diduga polisi itu kemudian meminta korban dan suaminya datang ke Polsek Tambusai Utara. Jika tidak, mereka diancam akan dijadikan tersangka.

"Kau bawa itu besok, jangan salahkan aku. Ku tunggu kalian besok jam 08.00 WIB, lewat dari jam 10.00 WIB, kubuat kalian tersangkanya," ujar pria itu.

Suami korban, S, meminta polisi bertindak adil. Dia heran mengapa dirinya diancam.

"Bapak ngancam-ngancam awak terus, polisi ngancam awak. Awak korban kok diancam," jawab S.

S juga buka suara. Dia mengaku video itu direkam istrinya ketika ada dua polisi datang. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi karena dirinya dan istrinya, Z, menolak berdamai dengan terduga pemerkosa.

"Video itu betul, itu waktu kejadian direkam sama orang rumah saya (korban). Itu suara saya, kejadian 21 November," kata S kepada wartawan Rabu (8/12).

Simak video 'Kapolsek Parigi Dipecat Buntut Dugaan Perkosa Anak Tahanan':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.