Hendak Selundupkan 5 Kg Sabu ke Sumsel, 2 Pria asal Pekanbaru Ditangkap

Prima Syahbana - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 10:14 WIB
Konpers 5 kilogram sabu senilai Rp 2,5 miliar asal Riau, gagal beredar di Sumsel.
Konpers 5 kilogram sabu senilai Rp 2,5 miliar asal Riau gagal beredar di Sumsel. (Foto: dok. Polresta Palembang)
Palembang -

Dua kurir sabu asal Pekanbaru, Riau, yaitu Wahyu Romadhon (29) dan Bayu Prabowo (29), ditangkap oleh polisi di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Dari tangan kedua pemuda itu, disita narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram.

"Benar sekali, dua kurir beserta narkotika jenis sabu seberat 5 kilogram asal Pekanbaru, Riau, kita amankan," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Irvan Prawira saat dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (8/12/2021).

"Senilai Rp 2,5 miliar paket sabu dengan lima kemasan teh dan dua kemasan plastik kecil klip bening," sambung dia.

Irvan membeberkan keterangan kedua kurir itu yang berencana mengedarkan sabu di beberapa wilayah di Sumsel, khususnya Kota Palembang. Sebanyak 5 kg sabu itu, katanya, diduga diedarkan untuk momen perayaan tahun baru 2022.

"Rencana akan diedarkan ke wilayah Tangga Buntung, Kalidoni, Boom Baru, yang diduga akan digunakan saat pesta perayaan pergantian tahun," jelas dia.

Konpers 5 kilogram sabu senilai Rp 2,5 miliar asal Riau, gagal beredar di Sumsel.Konpers 5 kilogram sabu senilai Rp 2,5 miliar asal Riau gagal beredar di Sumsel. (Foto: dok. Polresta Palembang)

Sabu itu disita oleh polisi di sebuah hotel di Palembang pada Jumat (3/12). "Kedua tersangka dan sabu yang diduga berasal dari Pekanbaru ini kita amankan di salah satu hotel di Palembang," katanya.

Romadhon dan Bayu Prabowo mengaku sudah dua kali mengedarkan sabu tersebut. Mereka diupah Rp 5 juta untuk 1 kilogram sabu.

"Menurut kedua tersangka, ini kedua kalinya mereka melakukan perbuatan tersebut dengan diupah Rp 5 juta kalau laku 1 kilogram," jelasnya.

Keduanya kini ditahan dan dijerat Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun, denda Rp 1 miliar, paling banyak Rp 10 miliar.

Simak juga 'Dramatis! Momen Penangkapan Bandar Sabu di Sidoarjo Sampai Nyebur Sungai':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)