Polisi Dikeroyok Saat Bubarkan Balap Liar di Jaksel, Pelaku Diburu

Yogi Ernes, Khairul Ma'arif - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 23:34 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi Pengeroyokan (Dok. detikcom)
Jakarta -

Seorang polisi bernama Briptu Irwan Lombu menjadi korban pengeroyokan saat tengah membubarkan balap liar di wilayah Pondok Indah, Jakarta Selatan (Jaksel). Oleh pelaku, Briptu Irwan sempat diteriaki polisi gabungan.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Selasa (7/12/2021), sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu korban dan istrinya tengah melintas di daerah Pondok Indah dan melihat aksi balap liar yang menutup jalan di lokasi.

"Korban yang mengendarai kendaraan roda empat tidak bisa melajukan kendaraan dikarenakan kendaraan terhalang sekelompok orang tidak dikenal yang sedang memberhentikan semua kendaraan dari bundaran Pondok Indah menuju ke arah Permata Hijau. Korban turun dari mobil dan melihat ada sekelompok orang tidak dikenal sedang melakukan balap liar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan kepada wartawan, Selasa (7/12).

Zulpan mengatakan Briptu Irwan kemudian berinisiatif mengambil kunci motor salah satu peserta balap liar. Namun tindakan korban itu mendapatkan perlawanan dari pelaku.

Briptu Irwan, lanjut Zulpan, bahkan sempat diteriaki 'polisi gadungan' oleh massa yang mengikuti balap liar di lokasi.

"Korban berinisiatif mengambil salah satu kunci motor untuk membubarkan balap liar namun sekelompok orang tidak dikenal tersebut melakukan penyerangan terhadap korban dengan meneriaki korban polisi gadungan," ujar Zulpan.

Zulpan memastikan Briptu Irwan merupakan anggota Polri. Briptu Irwan bertugas di Sabhara Polres Tangerang Selatan.

"Bahwa memang benar korban adalah anggota Polri. Namun sekelompok orang tidak dikenal tersebut tetap melakukan penganiayaan," jelas Zulpan.

Pengeroyokan Diselidiki

Polisi kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Terduga pelaku penyerangan masih dilakukan pengejaran.

"Saat polisi dari Polsek Kebayoran Lama dan Polres Metro Jaksel sedang mengejar para pelaku," ujar Zulpan.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.