Ipda OS Tersangka Penembakan Maut, Pemeriksaan Etik di Propam Lanjut

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 19:58 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan soal 20 anggota Pemuda Pancasila yang diamankan usai demo di DPR, Kamis (25/11/2021).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan (Rakha Arlyanto/detikcom)

Menurut Zulpan, dari hasil keterangan Ipda OS mengaku kendaraan yang membuntuti itu bahkan melakukan perlawanan. Kendaraan itu sempat mencoba menabrak Ipda OS.

"Ipda OS lakukan tembakan peringatan ke udara. Namun tidak diindahkan, kemudian mendapatkan serangan, artinya kendaraan itu berupaya menabrak sehingga Ipda OS berupaya membela diri, melakukan penembakan," terang Zulpan.

Ipda OS pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Tindakan penembakan Ipda OS itu dianggap menyalahkan aturan pidana.

"Akibat tembakannya melukai orang lain akibatkan meninggal dunia. Kasus ini mendasari juga laporan polisi yang dilayangkan atau dilaporkan oleh dua orang yang di dalam mobil itu dan tidak terkena tembakan. Mereka membuat LP ke Polda sehingga kita lakukan upaya dalam rangka ungkap kasus dan sudah tetapkan Ipda OS tersangka," katanya.

"Kemudian ada satu laporan lagi dari O tentang adanya pengancaman yang dilakukan kendaraan Ayla itu. Ini masih berproses," tambah Zulpan.

Penetapan tersangka Ipda OS ini dilakukan setelah polisi melakukan pemeriksaan saksi dan bukti. Atas perbuatannya, Ipda OS dijerat Pasal 351 dan/atau 359 KUHP.


(ygs/rfs)